Menurutnya, pengalaman langsung dapat memberikan pembelajaran yang berbeda dibandingkan ketika siswa hanya berada di ruang kelas.
Mereka dapat melihat, mencoba, berinteraksi dan memecahkan persoalan secara langsung.
Membiasakan Anak Aktif Sejak Pagi
Kegiatan di luar ruangan bahkan dilakukan sejak pagi.
Salah satunya ketika siswa mengikuti pembiasaan seperti Al-Ma’tsurat dan Asmaul Husna di lapangan.
Sekolah memandang kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mengondisikan siswa sebelum mengikuti pembelajaran.
Baca Juga:Peringati World Pharmacists Day 2026, IAI Sumedang Tegaskan Komitmen Bersama Lawan Penyalahgunaan ObatBLT Dana Desa 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal dan Cara Daftar Penerimanya
“Secara tidak langsung kita ingin mengondisikan anak-anak. Silakan hirup udara pagi, kemudian mendapatkan cahaya matahari pagi supaya ketika masuk ke dalam kelas itu lebih relax,” kata Fidoh.
Untuk siswa kelas bawah, aktivitas fisik juga menjadi bagian dari pembiasaan.
Anak-anak kelas 1 dan 2 misalnya mendapatkan aktivitas seperti lari pagi karena pada usia tersebut mereka masih memiliki energi yang besar.
“Kalau misalnya tidak di-treatment seperti itu, pasti di dalam kelas juga nggak bisa duduk dan konsentrasi. Jadi itu yang kami kejar,” ujarnya.
Dengan demikian, aktivitas fisik, pembiasaan keagamaan dan pembelajaran akademik ditempatkan sebagai bagian yang saling melengkapi.
Pendidikan Lingkungan Diterapkan dalam Keseharian
Semangat berwawasan lingkungan juga menjadi bagian dari arah pendidikan SDIT Al Fitrah.
Hal tersebut tercermin dalam visi dan misi sekolah yang menempatkan pendidikan lingkungan hidup sebagai bagian dari kegiatan keseharian siswa.
Baca Juga:Cara Bikin Kartu Layanan Gratis untuk Naik Transjakarta hingga LRT, Ada 15 Golongan yang Bisa PakaiHari Ketujuh Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Tim SAR Sisir 3 Pulau Dekat Anak Krakatau
Sekolah tidak hanya memperkenalkan konsep lingkungan melalui pembelajaran, tetapi berupaya mengimplementasikannya dalam aktivitas siswa.
Pendekatan tersebut diharapkan membentuk kebiasaan peduli terhadap lingkungan sejak usia sekolah dasar.
Nilai tersebut juga melengkapi karakter yang ingin dibangun sekolah, yakni siswa yang soleh, cerdas, kreatif, berprestasi dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Beragam Kegiatan untuk Mengembangkan Potensi Siswa
Selain program akademik, keagamaan dan pembelajaran di luar kelas, SDIT Al Fitrah menyediakan sejumlah kegiatan untuk mengembangkan potensi siswa.
Di antaranya Pentas Kreasi, Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit), Magang Pesantren, Market Day, Cooking Day, Bimbingan dan Konseling, Parenting, Training Motivasi, Home Visit, Keputrian dan Keputraan hingga Bina Prestasi Siswa.
