SDIT Al Fitrah Bandung Bentuk Generasi Soleh, Cerdas, dan Kreatif Lewat Program Tahfiz dan Literasi

SDIT Al Fitrah Bandung Bentuk Generasi Soleh, Cerdas, dan Kreatif Lewat Program Tahfiz dan Literasi
SDIT Al Fitrah Bandung Bentuk Generasi Soleh, Cerdas, dan Kreatif Lewat Program Tahfiz dan Literasi (sumber: ypmalfitrah.sch.id)
0 Komentar

SDIT Al Fitrah memberikan perhatian khusus terhadap literasi dan numerasi.

Wali kelas mendapatkan waktu tambahan untuk membantu siswa memperkuat kedua kemampuan tersebut.

“Literasi dan numerasi itu menjadi sesuatu yang bahan perhatian untuk kami. Wali kelas juga memiliki jam tambahan hanya untuk memperkuat literasi dan numerasinya di dalam kelasnya masing-masing,” ujar Fidoh.

Penguatan literasi juga diwujudkan melalui sejumlah kegiatan, termasuk program Literasi.

Sekolah juga memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan berbahasa melalui Hari Bahasa.

Baca Juga:Peringati World Pharmacists Day 2026, IAI Sumedang Tegaskan Komitmen Bersama Lawan Penyalahgunaan ObatBLT Dana Desa 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal dan Cara Daftar Penerimanya

Program tersebut dikemas dengan aktivitas yang berbeda, antara lain Rebo Nyunda, Thursday English, dan Jumu’ah Lughoh Al ‘Arobiyah.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar bahasa sebagai materi pelajaran, tetapi juga berusaha menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah.

Pembelajaran Berbasis Proyek

SDIT Al Fitrah juga mengembangkan pembelajaran berbasis proyek.

Di antaranya melalui Project Learning serta Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui proses, bukan hanya menerima materi dari guru.

Siswa dapat mengembangkan kemampuan bekerja sama, memecahkan masalah, menghasilkan karya dan mempresentasikan hasil pembelajaran.

Konsep tersebut juga sejalan dengan upaya sekolah membangun siswa yang kreatif.

Fidoh mengatakan sekolah memang ingin memberikan ruang lebih luas kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman.

Anak Tidak Hanya Belajar Didalam Kelas

Baca Juga:Cara Bikin Kartu Layanan Gratis untuk Naik Transjakarta hingga LRT, Ada 15 Golongan yang Bisa PakaiHari Ketujuh Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Tim SAR Sisir 3 Pulau Dekat Anak Krakatau

Selain pembelajaran berbasis proyek, SDIT Al Fitrah juga mengembangkan kegiatan belajar di luar kelas.

Program tersebut antara lain Super Camp, outbound dan field trip.

Untuk siswa kelas 1 dan 2, kegiatan outbound dan field trip disesuaikan dengan pembelajaran yang sedang berlangsung.

Siswa kelas 3 dan 4 juga mendapatkan kegiatan outing, sedangkan siswa kelas 5 dan 6 diarahkan pada aktivitas yang lebih menantang seperti ekspedisi dan camping.

Fidoh mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar rekreasi.

Sekolah berupaya membuat aktivitas di luar kelas tetap memiliki hubungan dengan proses pembelajaran.

“Kita ingin memfasilitasi anak-anak, karena anak-anak ini memang energinya cukup besar. Jadi kami juga menyediakan program-program supaya anak-anak bisa belajar di luar,” ujarnya.

0 Komentar