SDIT Al Fitrah Bandung Bentuk Generasi Soleh, Cerdas, dan Kreatif Lewat Program Tahfiz dan Literasi

SDIT Al Fitrah Bandung Bentuk Generasi Soleh, Cerdas, dan Kreatif Lewat Program Tahfiz dan Literasi
SDIT Al Fitrah Bandung Bentuk Generasi Soleh, Cerdas, dan Kreatif Lewat Program Tahfiz dan Literasi (sumber: ypmalfitrah.sch.id)
0 Komentar

Kurikulum Nasional Dipadukan dengan Nilai Islam

Dalam proses pembelajaran, SDIT Al Fitrah menggunakan Kurikulum Merdeka dan menjadi bagian dari sekolah penggerak angkatan pertama.

Selain kurikulum nasional, sekolah juga memiliki kurikulum khas SDIT Al Fitrah serta mengacu pada kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT).

Integrasi tersebut membuat proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi akademik.

Baca Juga:Peringati World Pharmacists Day 2026, IAI Sumedang Tegaskan Komitmen Bersama Lawan Penyalahgunaan ObatBLT Dana Desa 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal dan Cara Daftar Penerimanya

Sekolah juga menargetkan terbentuknya karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, serta kesadaran siswa dalam menjalankan ibadah.

Target pembelajaran siswa mencakup pencapaian kompetensi nasional sesuai fase masing-masing, terbentuknya akhlakul karimah, kemampuan tilawah Al-Qur’an yang baik serta hafalan Al-Qur’an minimal dua juz.

Selain itu, siswa juga diarahkan agar mampu melaksanakan ibadah salat dengan kesadaran sendiri.

Pembiasaan Dimulai Sejak Pagi

Pendidikan karakter di SDIT Al Fitrah tidak hanya dilakukan melalui mata pelajaran.

Sekolah menerapkannya melalui pembiasaan harian yang dimulai sejak siswa datang.

Salah satunya melalui budaya salam dan sapa 6S, kemudian dilanjutkan dengan berbagai aktivitas keagamaan seperti salat Dhuha dan salat fardu berjamaah, dzikir Al-Ma’tsurat, Asmaul Husna serta tilawah secara bersama-sama.

Fidoh mengatakan pembiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter siswa.

Sekolah berharap kegiatan yang dilakukan secara terus-menerus di lingkungan pendidikan dapat menjadi kebiasaan yang kemudian dibawa siswa ke rumah.

Baca Juga:Cara Bikin Kartu Layanan Gratis untuk Naik Transjakarta hingga LRT, Ada 15 Golongan yang Bisa PakaiHari Ketujuh Pencarian 5 Jurnalis Hilang, Tim SAR Sisir 3 Pulau Dekat Anak Krakatau

“Pembiasaan-pembiasaan yang kita harapkan itu nanti akan berlanjut juga di rumah,” katanya.

Untuk siswa kelas 1, 2 dan 3, sekolah juga memberikan pendampingan terhadap bacaan salat.

Perkembangan kemampuan siswa dipantau secara bertahap, termasuk melalui penilaian pada akhir semester sehingga orang tua dapat mengetahui perkembangan anak.

“Nanti orang tua itu akan tahu anak-anaknya itu untuk salatnya sudah sampai sejauh mana ketika di akhir semester,” ujar Fidoh.

Tahsin dan Tahfiz Jadi Salah Satu Program Utama

Program Tahsin Tahfizh Al-Qur’an (TTQ) menjadi salah satu program unggulan SDIT Al Fitrah.

Program tersebut dirancang secara bertahap sesuai dengan kemampuan siswa.

0 Komentar