JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi mulai memperkuat fondasi pembangunan dari sisi sumber daya manusia (SDM). Salah satunya melalui program beasiswa Satu Desa Satu Sarjana (SADESSA) yang menyasar putra-putri daerah untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin saat menghadiri pengarahan dan pemberian bantuan program beasiswa SADESSA di Operation Room Setda Kabupaten Tasikmalaya, Senin (5/10/2026).
Program tersebut diarahkan agar kesempatan mengenyam pendidikan tinggi tidak berhenti pada penerima beasiswa. Lebih jauh, para sarjana yang lahir dari program SADESSA diharapkan kembali membawa pengetahuan, kompetensi dan gagasan untuk ikut menggerakkan pembangunan di desa masing-masing.
Baca Juga:LUTD Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Transisi Energi di Jawa BaratEmpat Hari Pencarian, Dua Nelayan Cipatujah yang Hilang Ditemukan Meninggal
Diketahui, Pemkab Tasikmalaya telah menetapkan 34 penerima program SADESSA 2026 untuk menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi. Dari jumlah tersebut, 16 pelajar dinyatakan lolos melalui jalur prestasi, sementara proses penerimaan lainnya disesuaikan dengan tahapan masuk perguruan tinggi.
Jumlah tersebut menunjukkan bahwa SADESSA mulai diarahkan bukan sekadar sebagai bantuan biaya pendidikan, melainkan bagian dari strategi menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas akademik sekaligus keterikatan dengan daerah asal.
Bupati Cecep mengatakan, pendidikan tinggi menjadi salah satu modal penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan Kabupaten Tasikmalaya ke depan.
“Kita berharap melalui SADESSA, akan lahir generasi muda Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki pendidikan tinggi, kompetensi, karakter, dan kepedulian untuk kembali membangun daerahnya,” ujar Cecep.
Menurutnya, kesempatan yang diperoleh para mahasiswa harus dimanfaatkan secara maksimal. Pendidikan, kata dia, bukan hanya tentang mendapatkan gelar sarjana, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan serta kemampuan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Cecep pun berpesan agar para penerima beasiswa menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh dan menjaga nama baik keluarga maupun daerah.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga disiplin, jaga nama baik keluarga dan Kabupaten Tasikmalaya,” pesannya.
Baca Juga:Home Charging Perkuat Kepercayaan Konsumen EVHome Charging Jadi Kunci Adopsi Kendaraan Listrik
SADESSA memiliki gagasan yang lebih panjang dari sekadar membebaskan mahasiswa dari beban biaya kuliah. Ada harapan agar investasi pendidikan tersebut nantinya kembali kepada masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas SDM di desa.
