BANDUNG – Di tengah bulan suci Ramadan, semangat kebersamaan dan pengabdian tetap membara. Anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung, bersama warga Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, melaksanakan pengecoran jalan secara intensif hingga larut malam.
Pada Senin, 23 Februari 2026, mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari, kegiatan pengecoran berlangsung di Kampung Babakan Simpang Gunung Leutik, Desa Cipelah. Titik ke-650 menjadi fokus utama, di mana personel TNI dan masyarakat secara bergotong royong mempercepat penyelesaian target pembangunan jalan sepanjang 1.500 meter.
Menurut Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, para anggota Satgas dan warga tetap menunjukkan dedikasi tinggi. “Kami tetap semangat bergotong royong di bulan Ramadan ini untuk mempercepat pengecoran hingga tuntas,” ujar Letkol Samto Betah, Selasa (24/2/2026).
Baca Juga:Dari Kutukan Menuju Harapan: Saatnya Akhiri Stigma KustaGotong Royong Ramadan: Jalan 1.500 Meter di Cipelah Dikejar Tuntas
Hingga saat ini, capaian pengecoran telah mencapai 903 meter. Upaya percepatan ini dilakukan dengan melaksanakan pekerjaan baik siang maupun malam hari, demi memastikan akses jalan desa yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kegiatan ini selaras dengan tema TMMD Reguler Ke-127 Tahun 2026, yaitu “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Tema tersebut mencerminkan komitmen TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk membangun Indonesia dimulai dari pelosok desa, melalui sinergi dan gotong royong yang kokoh.
Program TMMD ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Di Desa Cipelah, wujud nyata kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. (bbs)
