SIBS Ajang Kolaborasi Jabar Selangor, Hadirkan Wisata Medis Alternatif

SIBS Ajang Kolaborasi Jabar Selangor, Hadirkan Wisata Medis Alternatif
SIBS Ajang Kolaborasi Jabar Selangor, Hadirkan Wisata Medis Alternatif
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Selangor International Business Summit (SIBS) digelar di Bandung, Kamis (9/7). Itu jadi ajang kolaborasi internasional antara Provinsi Jawa Barat dan Malaysia khususnya Selangor di berbagai bidang. Mulai dari bisnis hingga soal kesehatan.

Dalam kesempatan itu, hadir juga 14 industri medis asal Malaysia. Mulai dari rumah sakit, industri kesehatan hingga pariwisata. Mereka berupaya mengenalkan wisata medis unggulan yang bisa jadi alternatif warga Indonesia khususnya Bandung.

Di antaranya, Ampang Puteri Specialist Hospital, Association of Malaysian Spas (AMSPA), Beacon Hospital, Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur & PICASO Hospital. Termasuk Subang Jaya Medical Centre (SJMC), Sunway Medical Centre.

Baca Juga:Co,ma Coffee Matter Hadirkan Deretan Menu Baru, Butter Tteok Empat Varian Andalan Pecinta Bakery di BandungRebranding Jadi Alaiya, Ratri Wijaya Hadirkan Daily Wear Nyaman dan Ajak UMKM Lokal Naik Kelas

Ada juga Kajang Plaza Medical Centre, KPJ Rawang Specialist Hospital, MSU Medical Centre, Selgate Specialist Hospital Rawang. Ataupun Wanita Berdaya Selangor (WBS), Le Méridien Petaling Jaya, Monkeys Canopy Resort.

Sesi di Hotel Pullman itu jadi kesempatan emas bagi warga Bandung. Karena bisa langsung konsultasi berbagai layanan medis unggulan dari Negara Malaysia. Itu bisa jadi opsi untuk akses layanan kesehatan alternatif.

Layanan tersebut di antaranya, medical check up, jantung, tulang, kanker, fertilitas, rehabilitasi, hingga wellness.

EXCO Pemerintah Negara Bagian Selangor untuk Pemerintahan Daerah dan Pariwisata, Dato’ Ng Suee Lim, menjelaskan, Indonesia merupakan salah satu pasar utama bagi wisata medis Selangor. “Karena ada kedekatan geografis, kemudahan akses, serta kesamaan budaya. Jadi Selangor bisa jadi alternatif masyarakat Indonesia, ” jelasnya.

Dato’ Ng Suee Lim menambahkan, setidaknya ada 42 rumah sakit unggulan di Selangor. Dari tren yang ada, warga Indonesia juga sudah banyak yang mengakses layanan di beberapa rumah sakit itu.

Mulai dari sekedar Medical Check Up, kanker, hingga perawatan kecantikan. Termasuk layanan IVF atau bayi tabung. “Perawatan kecantikan juga sedang ramai di akses. Termasuk layanan kesuburan, ” tuturnya.

Ia melanjutkan, warga Indonesia termasuk yang terbesar yang datang ke Selangor. Apalagi nanti ketika Bandara Husein jadi kembali aktif maka makin memudahkan akses transportasi.

Baca Juga:16 Angkot di Kota Bogor Berusia di Atas 20 Tahun Ditilang, Dipilok dan Diberi Tanda Tidak Laik Jalan Wagub Irit Bicara Soal Pergantian Nama Provinsi

“Indonesia itu nomor tiga dari segi wisatawan yang datang ke Selangor. Nomor satu China, nomor dua Singapore dan nomor tiga Indonesia. Ini bukan saja wisatawan untuk hiburan tapi juga wisata medis, ” tuturnya.

0 Komentar