JABAR EKSPRES – Sebanyak 72 lansia di wilayah Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menerima manfaat dari program sosial bertajuk “KBB Nyaah ka Indung”.
Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan implementasi dari nilai-nilai kemanusiaan yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, khususnya terhadap kelompok masyarakat rentan seperti para lansia.
Kegiatan tersebut berlangsung di tiga desa yang menjadi lokasi binaan langsung Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) KBB, yaitu Desa Sindangkerta, Desa Pasirpogor, dan Desa Puncaksari.
Baca Juga:Legislator PPP Respons Wacana Penambahan Rombel, Pertajam DisparitasMemanas! Konflik Bandung Zoo Berujung Laporan Polisi, Kubu Lama Dituding Rusak Fasilitas
Program ini terlaksana berkat kolaborasi antara Diskominfotik KBB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, serta Pemerintah Kecamatan Sindangkerta.
Acara penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala Diskominfotik KBB, Yoppie Indrawan, didampingi oleh Sekretaris Diskominfotik KBB, Donny Pratama.
Keduanya menyapa dan menyerahkan secara simbolis bantuan kepada para lansia penerima manfaat, sekaligus menjalin komunikasi dan silaturahmi yang hangat dengan warga setempat.
“Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur pimpinan Kecamatan Sindangkerta serta para Kepala Desa dari ketiga wilayah, yang turut mendampingi dan memastikan pelaksanaan program berjalan dengan lancar dan tepat sasaran,” kata Kadiskominfotik Bandung Barat, Yoppie Indrawan saat dihubungi, Senin (7/5/2025).
Yoppie menjelaskan bahwa program “KBB Nyaah ka Indung” merupakan bagian dari inisiatif kolaboratif antar perangkat daerah di Kabupaten Bandung Barat.
Fokus utama program ini lanjut dia, dengan memberikan perhatian khusus kepada kelompok lansia, terutama ibu-ibu lanjut usia yang hidup sendiri dan dalam kondisi ekonomi kurang mampu.
“Kegiatan ini menyasar khususnya ibu-ibu lanjut usia yang hidup sendiri dan kurang mampu,” kata Yoppie.
Baca Juga:Teror Geng Motor di Cimahi, Polisi Berlakukan Jam Malam!Indonesia-Prancis Jajaki Co-Production Film, Dorong Industri Kreatif Tembus Pasar Global
Lebih dari sekadar pemberian bantuan materi, Yoppie menekankan bahwa program ini juga merupakan bentuk penghormatan terhadap sosok ibu yang memiliki peran besar dalam kehidupan setiap individu.
Menurutnya, perhatian dan penghormatan kepada para lansia adalah bagian penting dalam membangun masyarakat yang beradab dan inklusif.
“Kami berharap kehadiran negara melalui program seperti ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Yoppie juga menyampaikan bahwa kehadiran langsung para pejabat dari dinas maupun pemerintahan desa menjadi cerminan semangat gotong royong serta sinergi lintas sektor dalam pelayanan kepada masyarakat.
