Karang Taruna Kabupaten Bogor Siapkan Pasukan Advokasi, Bidik Persoalan Sosial hingga Hukum di 40 Kecamatan

Karang Taruna Kabupaten Bogor Siapkan Pasukan Advokasi
Karang Taruna Kabupaten Bogor Siapkan Pasukan Advokasi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Karang Taruna Kabupaten Bogor tak lagi ingin sekadar menjadi organisasi seremonial. Tahun 2026, organisasi kepemudaan itu akan membentuk Sekolah Advokasi untuk mencetak pengurus yang mampu turun langsung menyelesaikan persoalan sosial di 40 kecamatan Kabupaten Bogor.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan, mengatakan program tersebut menjadi salah satu agenda prioritas organisasi. Seluruh peserta akan dibekali kemampuan mendampingi masyarakat agar tidak lagi kebingungan menghadapi persoalan pendidikan, kesehatan, perempuan dan anak, hingga masalah hukum.

“Setelah lulus dari Sekolah Advokasi, peserta tidak boleh hanya paham teori, tetapi harus langsung bergerak membantu masyarakat menyelesaikan persoalan di lapangan,” ujar Heri kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga:Peluang Investasi Terbuka Lebar, Pemerintah Libatkan Swasta dalam Program Strategis PanganOJK Tegaskan Keuangan Tetap Sehat, Defisit di Laporan 2025 Hanya Dampak Transisi Akuntansi

Menurutnya, empat bidang advokasi dipilih karena menjadi persoalan yang paling sering dikeluhkan masyarakat, mulai dari sulitnya mengakses layanan kesehatan, persoalan pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, hingga pendampingan hukum.

“Empat bidang ini kami pilih karena paling banyak terjadi di masyarakat, karang Taruna harus hadir memberikan pendampingan, bukan hanya menjadi penonton,” jelasnya.

Heri menegaskan, Sekolah Advokasi diharapkan menjadi wajah baru gerakan Karang Taruna di Kabupaten Bogor. Organisasi kepemudaan itu didorong berubah dari sekadar pelaksana kegiatan menjadi garda depan penyambung aspirasi dan pemecah masalah masyarakat.

“Karang Taruna harus menjadi penyambung lidah masyarakat sekaligus problem solver, itu yang ingin kami bangun, dan kami berharap langkah ini menjadi contoh bagi organisasi lain,” pungkasnya.

0 Komentar