Kegiatan seperti ini, menurutnya, menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kekeluargaan.
“Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan pendekatan humanis antara pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.
“Diskominfotik KBB akan terus mendorong keberlanjutan program-program serupa sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan upaya menciptakan pembangunan yang merata dan berkeadilan,” tambahnya.
Baca Juga:Legislator PPP Respons Wacana Penambahan Rombel, Pertajam DisparitasMemanas! Konflik Bandung Zoo Berujung Laporan Polisi, Kubu Lama Dituding Rusak Fasilitas
Ia menambahkan, kehadiran program ini disambut baik oleh warga, khususnya para lansia penerima manfaat, yang merasa terbantu dan diperhatikan oleh pemerintah.
Para kepala desa yang turut hadir juga mengapresiasi inisiatif ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, tidak hanya di Kecamatan Sindangkerta, tetapi juga di wilayah lain yang membutuhkan.
“Dengan dilaksanakannya program “KBB Nyaah ka Indung” di Kecamatan Sindangkerta, saya berharap nilai-nilai kepedulian, penghormatan terhadap orang tua, dan semangat gotong royong dapat terus tumbuh dan menjadi budaya di tengah masyarakat Bandung Barat,” tandasnya. (Wit)
