Gautama menegaskan bahwa ukuran keberhasilan perkara ini bukan terletak pada jumlah orang yang ditangkap. Yang lebih penting adalah kemampuan mengungkap seluruh jaringan, memetakan setiap simpul, serta menjelaskan siapa yang memberi, menerima, mengendalikan, dan menikmati manfaat terbesar dari sistem tersebut.
“Jika hanya Blue Ray yang menjadi terdakwa sementara PT Infinity dan nama-nama lain lenyap dari pemberitaan tanpa kejelasan, maka publik berhak menyimpulkan bahwa KPK sedang memotong cabang, bukan mencabut akar. Dan itu bukan pemberantasan korupsi. Itu sekadar pengelolaan persepsi,” ujarnya.
Persidangan masih berlangsung dan perhatian publik kini tertuju pada langkah berikutnya. Apakah KPK akan membuka peta perkara lebih luas atau tetap bertahan pada fokus yang sama akan menjadi ujian penting bagi kredibilitas penyidikan kasus ini.
Baca Juga:Sidang Bea Cukai Ungkap Dugaan Aliran Dana dari Sejumlah ImportirKejelasan Status Data Dinilai Penting dalam Tata Kelola Ekspor Nasional
“Apakah akan membuka peta lebih lebar, atau terus mempersempit pandangan pada satu warna,” pungkasnya.
