Pemkab Bogor Evaluasi Operasional Bogor Bus, Kelanjutan Layanan Ditentukan Pekan Ini

Pemkab Bogor Evaluasi Operasional Bogor Bus. Foto Sandika
Pemkab Bogor Evaluasi Operasional Bogor Bus. Foto Sandika
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai mengevaluasi operasional serta skema pembiayaan Bogor Bus usai masa uji coba layanan bus listrik tersebut berlangsung selama tiga bulan, mulai April hingga Juni 2026.

Hasil evaluasi akan menjadi dasar bagi Pemkab Bogor untuk menentukan apakah layanan transportasi ramah lingkungan tersebut akan dilanjutkan atau dihentikan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, Dinas Perhubungan (Dishub) bersama pihak ketiga penyedia armada diminta segera menuntaskan proses kajian dan evaluasi pada pekan ini. Penilaian difokuskan pada tren jumlah penumpang serta efektivitas pembiayaan operasional.

Baca Juga:Wabup Tasikmalaya: Pemeriksaan BPK Jangan Dipandang untuk Cari-cari KesalahanPGN Area Karawang Edukasi Masyarakat dan Dukung UMKM lewat Pemanfaatan Gas Bumi di Harkopnas

“Uji coba sudah berjalan tiga bulan. Kami minta Dinas Perhubungan bersama penyedia bus segera menyelesaikan kajian dan evaluasi,” ujar Rudy kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).Selama masa uji coba, empat unit Bogor Bus yang terdiri atas dua armada milik Pemkab Bogor dan dua armada milik mitra swasta sempat menunjukkan peningkatan jumlah penumpang pada pertengahan periode. Namun, tren tersebut kemudian mengalami penurunan sehingga menjadi salah satu fokus evaluasi pemerintah.

“Mulai April, Mei, Juni, kita melihat trennya sempat naik di pertengahan, tetapi kemudian menurun. Itu yang sedang kita evaluasi, apa penyebabnya,” jelas Rudy.Menurutnya, keberlanjutan layanan Bogor Bus akan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sekaligus dampaknya terhadap moda transportasi lain, khususnya angkutan kota (angkot).

Rudy menegaskan, pemerintah tidak ingin kehadiran bus listrik justru menimbulkan persaingan yang merugikan pelaku transportasi yang telah lebih dahulu beroperasi.

“Kalau memang masyarakat membutuhkan dan tidak bersinggungan dengan pelaku usaha transportasi lainnya, salah satunya angkot, tentu akan kita lanjutkan,” tegasnya.Sembari menunggu hasil evaluasi, operasional Bogor Bus tetap berjalan seperti biasa. Pemkab Bogor menargetkan kajian tersebut rampung dalam pekan ini sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan terkait masa depan layanan bus listrik di Kabupaten Bogor.

0 Komentar