Sebelum Longsor Terjang Kantor Desa Nagreg Kendan, Banjir Kiriman dari Galian C Sempat Rendam Pemukiman

Warga melihat kondisi bangunan yang runtuh akibat longsor di Desa Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Senin (19/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Warga melihat kondisi bangunan yang runtuh akibat longsor di Desa Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Senin (19/5). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebelum bencana longsor menerjang Kantor Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, wilayah ini terlebih dulu dilanda banjir yang merendam permukiman warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, banjir tersebut tidak hanya menggenangi rumah-rumah warga, tetapi juga meluas hingga ke wilayah desa tetangga dan Jalan Raya Nagreg. Air banjir yang bercampur lumpur menyebabkan puluhan rumah dan jalan utama tergenang.

Ketua RW 01 Kampung Cibeuneur, Desa Nagreg, Nenden, membenarkan bahwa banjir terjadi sejak sore hingga malam hari sebelum peristiwa longsor. “Banjir tidak hanya menggenangi Jalan Raya Nagreg, tetapi juga puluhan rumah di RW 01, RW 03, RW 12, dan RW 13,” kata Nenden pada Senin (19/5).

Baca Juga:Bikin Resah Masyarakat! Polres Bogor Amankan 10 Juru Parkir Liar dan Pengamen JalananPelaku UMKM Dilibatkan Dalam Ekosistem MBG, Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Dinilai Penting Bagi Para Pekerja

Ia menambahkan, sejumlah kios dan toko di sepanjang Jalan Raya Nagreg juga ikut terendam, dengan ketinggian air di RW 01 mencapai 20 hingga 60 sentimeter.

Menurut Nenden, banjir yang terjadi diduga kuat merupakan kiriman dari lokasi galian C di kawasan Jalan Lingkar Nagreg yang meluap akibat hujan deras. “Air banjir bercampur lumpur tanah, kemungkinan besar berasal dari galian C,” ungkapnya.

Hingga malam hari, warga masih berupaya membersihkan lumpur dan genangan air di rumah mereka. Bahkan, Gedung Posyandu setempat juga turut terendam.

Tak lama berselang, longsor terjadi di Kampung Gunung Batu, RT 03 RW 09, Desa Nagreg Kendan pada Minggu malam (18/5/2025). Longsor tersebut menimbun Kantor Desa Nagreg Kendan, satu rumah warga, dan menyebabkan tiga orang tertimbun material longsoran.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Bandung, TNI, Polri, PMI, Tagana, dan Forkopimcam segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi, pembersihan puing, dan asesmen.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bandung, Asep Mahmud, menjelaskan bahwa ketiga korban berhasil selamat dan kini sedang menjalani perawatan di RSUD Cikopo, Cicalengka. Ketiga korban tersebut adalah Ela Marsela (42), Melati Sukma (14), dan Iman Daresta (50), seorang anggota Linmas yang sedang berjaga di kantor desa saat kejadian.

“Tebing setinggi 3 meter dan panjang 400 meter longsor akibat hujan lebat, menimpa kantor desa dan satu rumah warga,” ujar Asep.

Baca Juga:Pemkab Bogor Fokus Kembangkan Geopark Halimun Salak sebagai Prioritas Wisata DaerahGuru Besar FK Unpad Tolak Kebijakan Kemenkes, Tuntut Evaluasi dan Reformasi Pendidikan Kedokteran

Ia menambahkan, selain pembersihan material longsor, tim gabungan juga akan mendirikan dapur umum dan tenda darurat untuk warga terdampak, serta membuka kembali akses jalan yang tertutup longsoran.

0 Komentar