Pemkab Bogor Fokus Kembangkan Geopark Halimun Salak sebagai Prioritas Wisata Daerah

Pemkab Bogor Fokus Kembangkan Geopark Halimun Salak sebagai Prioritas Wisata Daerah
Pemkab Bogor Fokus Kembangkan Geopark Halimun Salak sebagai Prioritas Wisata Daerah
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya untuk menjadikan Geopark Nasional Bogor Halimun Salak sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan sektor pariwisata.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat menerima kunjungan Tim Penilai Geopark Nasional di Pendopo Bupati, Senin (19/5).

“Kami pastikan Geopark Bogor Halimun Salak menjadi prioritas. Berikan kami kesempatan untuk berbenah dan mengevaluasi diri,” ujar Rudy.

Baca Juga:Guru Besar FK Unpad Tolak Kebijakan Kemenkes, Tuntut Evaluasi dan Reformasi Pendidikan KedokteranKeputusan Akhir Konvoi Persib dari Balai Kota ke Gedung Sate, Tak Salahi SE Cagar Budaya

Ia menekankan bahwa potensi alam yang luar biasa, khususnya di wilayah barat seperti Nanggung, merupakan aset berharga yang harus dikembangkan. Meskipun sempat terdampak pandemi COVID-19, Pemkab Bogor kini kembali bangkit dengan semangat baru untuk menjadikan Geopark sebagai destinasi unggulan.

“Hari ini hampir semua industri wisata mengedepankan alam. Kami yakin Geopark Bogor Halimun Salak memiliki daya tarik besar,” tambahnya.

Komitmen Pemkab Bogor ini juga mendapat dukungan langsung dari Presiden Republik Indonesia, yang berpesan kepada Bupati Rudy: “Bogor halaman rumah saya, tolong jaga lingkungan kami, tolong jaga hutan kami.”

Tidak hanya ingin mempertahankan status Geopark Nasional yang telah diraih sejak 2018, Pemkab Bogor berambisi untuk melangkah lebih jauh. Dukungan berupa anggaran, program pelestarian, serta promosi secara masif telah disiapkan.

“Kami tidak setengah-setengah! Ini bukan sekadar label. Kami siap melangkah lebih jauh,” tegas Rudy.

Pemkab Bogor juga akan mengintegrasikan promosi Geopark ke berbagai sektor, termasuk perhotelan dan pendidikan. Rudy menyampaikan bahwa ke depannya, setiap kamar hotel akan menyajikan informasi lengkap mengenai Geopark Halimun Salak, bukan hanya daftar menu restoran.

Sebagai langkah konkret, Geopark Halimun Salak akan menjadi prioritas dalam APBD Perubahan 2025 hingga APBD murni 2029. Infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan rambu penunjuk arah menuju kawasan Geopark pun tengah diperbaiki.

Baca Juga:Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Belasan Titik Longsor Terjadi di LembangTanggulangi Banjir, Wakil Wali Kota Cimahi Ungkap Kebutuhan Dana Besar

“Kami pastikan dari Sentul hingga Nanggung akan ada rambu penunjuk Geopark. Sekolah-sekolah di 15 kecamatan dan 172 desa juga akan dilibatkan sebagai agen promosi dan edukasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pusat Survei Geologi Kementerian ESDM, Aries Kuswono, memberikan apresiasi atas upaya Pemkab Bogor. Ia menegaskan bahwa evaluasi bukanlah untuk mencari kekurangan, melainkan sebagai upaya peningkatan kualitas Geopark.

0 Komentar