JABAR EKSPRES – Masjid Agung Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi ruang perjumpaan antara polisi dan masyarakat, Jumat (2/10/2026). Bukan hanya hadir untuk melaksanakan salat Jumat, jajaran Polres Tasikmalaya juga membawa pesan penting: keamanan dan ketertiban akan lebih mudah dijaga ketika polisi dan warga saling dekat.
Suasana tersebut terlihat dalam kegiatan Jumat Keliling dan Jumat Berkah yang digelar Polres Tasikmalaya. Wakapolres Tasikmalaya Kompol Asep Muslihat, memimpin langsung kegiatan yang diikuti jajaran kepolisian bersama masyarakat.
Sejumlah personel membaur dengan jemaah sejak sebelum pelaksanaan salat Jumat. Tak ada sekat antara aparat dan warga. Setelah salat selesai, interaksi berlanjut melalui obrolan santai, salam dan jabat tangan.
Baca Juga:Annual& Sustainability Report Tahun Buku 2025 PGN Masuk 15 Besar Dunia, Raih Pengakuan di LACP dan ARC AwardsinDrive Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Mahasiswa Baru di Bandung
Momentum itu sekaligus dimanfaatkan jajaran kepolisian untuk menyerap berbagai informasi dari masyarakat, termasuk kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi melalui Kasubsi Penmas Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari mengatakan, kegiatan Jumat Keliling merupakan salah satu cara Polri membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Keberadaan Polri di tengah masyarakat melalui Jumat Keliling dan Jumat Berkah ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami ingin polisi hadir bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” kata Triana.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan warga penting untuk membangun rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
Selain bersilaturahmi, kegiatan juga diisi dengan Jumat Berkah berupa pembagian bantuan dan santapan makan siang kepada jemaah maupun warga yang membutuhkan.
Bantuan tersebut memang sederhana. Namun, bagi penerima, kehadiran polisi yang datang langsung dan berbagi di tengah masyarakat menjadi bentuk kepedulian yang memiliki makna tersendiri.
Polres Tasikmalaya memastikan kegiatan serupa terus menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat. Sebab, menjaga keamanan wilayah tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga membutuhkan komunikasi, kepedulian dan kerja sama dengan warga.
Baca Juga:Keandalan Listrik Dinilai Jadi Penopang Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi DaerahPasar Induk Padakembang Masuk Radar Investor, Proposal Tasikmalaya Raih Nilai Tertinggi WJIC 2026
Dari Masjid Agung Mangunreja, pesan itu kembali ditegaskan: polisi ingin hadir lebih dekat, mendengar lebih banyak dan bersama masyarakat menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. (Hen)
