Pecahkan Solusi Permasalahan Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemkot Bogor Susun RAD

Kepala DP3A Kota Bogor, Dody Ahdiat. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Kepala DP3A Kota Bogor, Dody Ahdiat. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan terhadap perempuan dan anak di Kota Bogor, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mengadakan rapat penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) di Hotel Pajajaran Suite, Kecamatan Bogor Selatan pada Senin, 14 Januari 2025.

Acara tersebut melibatkan berbagai pihak penting di Kota Bogor, seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparat Penegak Hukum (APH), akademisi, dunia swasta, masyarakat, dan media.

Kepala DP3A Kota Bogor, Dody Ahdiat, menyampaikan bahwa kesempatan ini merupakan langkah untuk memperkuat komitmen semua pihak terkait demi mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Baca Juga:Soal Ancaman Jeratan Pidana Lingkungan Terkait Permasalahan Sampah Pasar Caringin, Ini kata Pemkot Bandung!Meski Pembersihan Belum Optimal, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Klaim Pembangunan Trotoar 2024 Rampung Terlaksana

Tercatat selama beberapa tahun terakhir, predikat KLA Kota Bogor terus mengalami peningkatan.

Mulai dari predikat Pratama pada tahun 2017, naik menjadi Madya pada tahun 2018-2021 dan kembali meningkat menjadi Nindya pada tahun 2022-2023.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menjelaskan bahwa penyusunan RAD juga sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Diskusi hari ini, sambung dia, bertujuan untuk mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi anak-anak di Kota Bogor, mengingat kasus-kasus anak yang semakin meningkat.

0 Komentar