JABAR EKSPRES– Industri fashion lokal terus menunjukkan geliat positif dengan lahirnya berbagai inovasi dari para pelaku usaha. Salah satunya datang dari brand asal Bandung yang sebelumnya dikenal dengan nama Alea. Setelah melalui proses panjang, brand tersebut kini resmi melakukan transformasi identitas menjadi Alaiya, sekaligus memperluas lini produknya dengan menghadirkan koleksi pakaian sehari-hari (daily wear) yang nyaman bagi perempuan modern.
Momentum rebranding tersebut dirayakan melalui keikutsertaan Alaiya dalam Bandung Shocking Sale Festival (BSSF) yang digelar di Summarecon Mall Bandung (Summaba). Ajang tersebut menjadi momen bagi Alaiya untuk memperkenalkan wajah baru sekaligus koleksi terbarunya kepada masyarakat dan pecinta fashion di Kota Bandung.
Perubahan nama dari Alea menjadi Alaiya bukan sekadar pergantian identitas. Rebranding yang telah dipersiapkan sejak 2024 itu membawa makna filosofis “percaya diri”, sekaligus mencerminkan arah baru perusahaan dalam menghadirkan produk yang lebih dekat dengan kebutuhan perempuan masa kini.
Baca Juga:16 Angkot di Kota Bogor Berusia di Atas 20 Tahun Ditilang, Dipilok dan Diberi Tanda Tidak Laik Jalan Wagub Irit Bicara Soal Pergantian Nama Provinsi
Jika sebelumnya Alea identik sebagai produsen hijab, kini Alaiya memperluas fokusnya dengan menghadirkan berbagai koleksi daily wear yang dirancang untuk menunjang aktivitas perempuan di berbagai kesempatan. Mulai dari bekerja, menghadiri berbagai kegiatan, berjalan-jalan bersama keluarga maupun sahabat, hingga menjadi pilihan busana yang nyaman untuk menikmati waktu sebagai bentuk self-reward.
Konsep tersebut dihadirkan dengan mengutamakan kenyamanan tanpa mengesampingkan unsur gaya. Alaiya ingin menghadirkan pakaian yang mudah dipadukan, fungsional, namun tetap memiliki sentuhan desain yang elegan sehingga mampu meningkatkan rasa percaya diri para penggunanya.
Di balik lahirnya Alaiya, terdapat sosok desainer sekaligus entrepreneur asal Bandung, Ratri Werdiningsih atau yang lebih dikenal sebagai Ratri Wijaya. Kecintaannya terhadap dunia seni telah tumbuh sejak usia dini melalui hobi menggambar yang kemudian membawanya menempuh pendidikan di Jurusan Desain Interior Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung.
Bekal tersebut kemudian dipadukan dengan jiwa kewirausahaan yang diwarisi dari keluarganya yang bergerak sebagai distributor batik. Untuk memperdalam pemahaman mengenai industri mode, Ratri juga menempuh pendidikan desain busana di ESMOD Jakarta.
Perpaduan kreativitas dan kemampuan bisnis tersebut mengantarkan Ratri membangun sejumlah brand fashion, yakni Rumah Batik Wijaya, Kamaku, serta Alaiya yang kini menjadi identitas baru hasil transformasi dari Alea.
