Infeksi Saluran Kemih! Ketahui Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Pencegahannya

JABAR EKSPRESInfeksi saluran kemih (ISK) adalah masalah kesehatan yang umum terjadi pada manusia. ISK terjadi ketika bakteri atau mikroorganisme lainnya menginfeksi bagian saluran kemih, yang melibatkan organ seperti kandung kemih, uretra, ginjal, dan ureter.

ISK dapat memengaruhi siapa saja, baik pria maupun wanita, tetapi lebih umum terjadi pada wanita. Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih melalui uretra.

Baca Juga: Jangan Sepelekan! Ini Dia 5 Gejala Baby Blues dan Cara Mengatasinya

Setelah itu, bakteri berkembang biak di dalam kandung kemih. Jika tidak ditangani, bakteri dapat menyebabkan infeksi sampai ke ginjal.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Penyebab utama ISK adalah bakteri Escherichia coli (E. coli). Bakteri ini biasanya hidup di usus kita, tetapi kadang-kadang bisa masuk ke dalam saluran kemih melalui uretra. Selain E. coli, jenis bakteri lainnya juga dapat menyebabkan ISK, seperti Staphylococcus saprophyticus dan Klebsiella.

Faktor-faktor yang Dapat Meningkatkan Risiko Seseorang Terkena ISK:

  • Gender

Wanita memiliki risiko lebih tinggi karena uretra mereka lebih pendek, memungkinkan bakteri lebih mudah mencapai kandung kemih.

  • Aktivitas Seksual

Aktivitas seksual yang aktif dapat meningkatkan risiko ISK. Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi seperti diafragma atau spermisida juga dapat memiliki risiko lebih tinggi.

  • Menopause

Perubahan hormonal selama menopause dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan membuat wanita lebih rentan terhadap ISK.

  • Ketidakcukupan Hygiene

Kurang menjaga kebersihan area genital dapat meningkatkan risiko ISK.

  • Riwayat ISK

Seseorang yang pernah mengalami ISK sebelumnya memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kambuhan.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Gejala ISK dapat bervariasi dari ringan hingga parah. Beberapa gejala umum ISK meliputi:

  • Sering Buang Air Kecil: Ini adalah gejala paling umum. Orang dengan ISK sering merasa perlu buang air kecil, meskipun hanya sedikit urine yang keluar.
  • Rasa Terbakar atau Sakit Saat Buang Air Kecil: Gejala ini disebabkan oleh iritasi yang disebabkan oleh infeksi di dalam saluran kemih.
  • Urine Berbau Tak Sedap atau Berwarna Keruh: Urine dapat berubah warna menjadi keruh dan terkadang berbau tidak sedap.
  • Nyeri Pinggang Bawah atau di Sisi: Jika infeksi telah menyebar ke ginjal, seseorang dapat merasakan nyeri di daerah pinggang bawah atau di sisi.
  • Demam dan Menggigil: Ini adalah gejala yang lebih serius dan dapat menandakan bahwa infeksi telah mencapai ginjal.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan