JABAR EKSPRES, BANDUNG – Manfaat program One Pesantren One Product (OPOP) telah dirasakan masyarakat Jawa Barat. Salah satunya Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hidayah, Kota Bandung.
Produksi Lampu Limar milik pesantren di Jalan 17 Agustus II itu meningkat. Itu karena dukungan dari salah satu program milik Gubernur Ridwan Kamil tersebut.
Ketua Umun Yayasan, Asep Hermawan menceritakan, Limar adalah inovasi produksi Lampu LED yang memanfaatkan tenaga listrik dari Panel Surya atau tenaga genset.
“Kami mulai merintis sejak 2018,” katanya saat ditemui Jabar Ekspres, Sabtu (26/8).
Baca Juga:Japan, US, Australia, Philippines Conduct Joint Naval ExercisesJapan, US, Australia, Philippines Conduct Joint Naval ExercisesDampak Kemarau Panjang, Bahan Pokok di Kota Bandung Merangkak Naik
“Selain berbisnis, niat kami memang untuk sosial juga. Membantu kampung – kampung yang belum terjangkau listrik,” jelasnya.
Awalnya, pemasangan lampu Limar adalah memanfaatkan energi listrik dari genset. Satu set lampu Limar yang diproduksi Ponpes Darul Hidayah akan dilengkapi dengan baterai. Nah saat pemasangan di suatu kampung, akan dilengkapi juga satu set genset yang biasanya disimpan di kepala dusun.
“Warga tinggal mengisi ulang baterai lampu Limar di kepala dusun itu ketika habis dayanya,” sambung Asep.
Namun saat ini teknologi telah berkembang. Yakni hadirnya Panel Surya yang bisa mengkonversi panas matahari menjadi energi listrik. Sehingga pemasangan Lampu Limar saat ini tidak lagi menggunakan genset, tapi sudah satu paket dengan Panel Surya.
