Peduli HAM, Kemenkumham Berikan Penghargaan ke Kota Bogor

RAIH PRESTASI: Wali Kota Bogor Bima Arya, bersama Kabag Hukum Setda Kota Bogor Alma Wiranta menunjukkan piagam penghargaan dari Kemenkumham RI. (YUDHA PRANANDA/JABAR EKSPRES)
RAIH PRESTASI: Wali Kota Bogor Bima Arya, bersama Kabag Hukum Setda Kota Bogor Alma Wiranta menunjukkan piagam penghargaan dari Kemenkumham RI. (YUDHA PRANANDA/JABAR EKSPRES)
0 Komentar

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengapresiasi lembaga negara dan pemerintah daerah yang meraih penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Peduli HAM, Pemerintah Daerah yang Melaksanakan Pelayanan Publik Berbasis HAM, dan Instansi Responsif dalam Penanganan Dugaan Pelanggaran HAM.

Wapres memberikan tiga arahan terkait pemenuhan HAM di Indonesia. Pertama, meminta agar segenap elemen pemerintahan menempatkan setiap kebijakan dalam konteks pemajuan, penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan HAM.

“Kita tegakkan kesetaraan untuk semua orang tanpa terkecuali,” tegasnya.

Kedua, dalam konteks keindonesiaan yang majemuk, penting sekali untuk tetap menegakkan nilai dan praktik toleransi, moderasi, dan kesetiakawanan sesama warga bangsa.

Baca Juga:Wabup Sumedang Pastikan Para TKI yang Disekap di Riyadh Segera PulangKadisdik: Perkembangan Minat Bakat Siswa sebagai Bukti Kolaborasi 

“Sikap dan perilaku intoleransi hanya menyebabkan runtuhnya sendi-sendi hak asasi manusia,” sebutnya.

Yang tak kalah penting, sambung Wapres, sikap yang berimbang antara HAM dan kewajiban asasi manusia harus ada, karena tidak ada hak yang bebas dan absolut. “Harus ada rambu-rambu dalam menerapkan konsep HAM dalam konteks keindonesiaan, kemanusiaan dan kebangsaan,” serunya. (yud)

0 Komentar