Penelususan Batman dalam memecahkan misteri yang ditinggalkan Riddler pun membawanya bertemu dengan sosok lain yang sudah tidak asing, yakni Selina Kyle alias Catwoman (Zoe Kravitz) dan Oswald Cobblepot alias Penguin (Colin Farrell).
Lewat The Batman, Reeves sukses membuktikan bahwa film Batman tidak melulu harus dihiasi adegan baku hantam.
Kemampuan analisis dan kecerdasan Batman dalam memecahkan masalah ternyata bisa menjadi suguhan yang menghibur, walau pada akhirnya tetap saja Batman harus mengerahkan otot-ototnya untuk bertarung dengan para penjahat di film ini.
Baca Juga:Kasus Covid-19 Varian Omicron Sedang Tinggi, Siswa SMKN 14 Kota Bandung Malah Study Tour Ke YogyakartaHari Raya Nyepi 2022, Ini Dia Tradisinya
Tantangan terberat Reeves bukan cuma memuaskan ekspektasi tinggi publik lewat Batman versi dirinya, apalagi kepada para pecinta film yang sudah mematok standar The Dark Knight (2008) sebagai film Batman, atau bahkan film superhero terbaik yang pernah ada di jagat sinema.
Menyulap seorang Robert Pattinson, yang selama ini sudah kental dengan imej vampir ganteng nan berkilau lewat perannya sebagai Edward Cullen dalam saga Twilight, menjadi sosok Batman yang pemurung dan penuh angkara murka adalah salah satu PR besar Reeves.
Sejak pertama kali diumumkan bahwa Pattinson akan memerankan Batman, keraguan dari publik pun tidak terelakkan. Hujan kritik pun berdatangan.
Toh, Pattinson akhirnya bisa menjawab itu semua. Sebagai seorang aktor Hollywood kelas kakap, Pattinson boleh dibilang berhasil mengemban peran sebagai Batman yang baru. Di balik topeng kelelawar, Pattinson sanggup mengeluarkan kharisma Batman sebagai seorang penegak kebenaran yang diliputi kesedihan dan rasa dendam akut.
Meski berhasil memerankan Batman, peran Pattinson sebagai Bruce Wayne sepertinya harus menjadi catatan sendiri. Dalam The Batman, Bruce Wayne digambarkan sebagai seorang miliarder yang tidak bahagia. Wajahnya selalu masam, dandanannya tidak parlente, dan tidak dikelilingi wanita-wanita cantik.
Ketimbang sebagai seorang yang tajir melintir, ia malah lebih terlihat seperti seorang anggota grup band emo yang menggandrungi sepeda motor. Bagi maniak Batman, hal ini harus diakui cukup disayangkan, mengingat Bruce Wayne adalah seorang playboy yang necis dan murah senyum.
Terlepas dari itu, para karakter lain dalam The Batman juga sangat layak diacungi dua jempol. Zoe Kravitz sebagai Catwoman tampil nakal dan begitu menggoda, sangat cocok mengimbangi karakter Batman yang kaku. Paul Dano, yang didandani dengan begitu misterius namun culun di saat yang bersamaan, pantas diberikan pujian atas aktingnya sebagai Riddler. (jawapos)
