The Batman Tonjolkan Sisi Batman Sebagai Detektif Ulung

Poster film The Batman (Warner Bros)
Poster film The Batman (Warner Bros)
0 Komentar

JAKARTA The Batman adalah sebuah film yang sangat layak ditonton. Film tersebut lebih terasa sebagai film thriller misteri ketimbang film superhero. Namun hal tersebut sama sekali tidak menafikan derajat Batman sebagai simbol keadilan dalam kegelapan.

Sutradara Matt Reeves menggarap sebuah film The Batman dengan konsep yang cukup berbeda: mengembalikan hakikat Batman sebagai seorang detektif mumpuni, tanpa menghilangkan personanya sebagai seorang pahlawan super yang ditakuti para penjahat.

Film berdurasi 3 jam ini, Matt Reeves menyuguhkan film Batman yang paling ‘gelap’ sejauh ini, baik secara mood maupun teknik lighting.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Varian Omicron Sedang Tinggi, Siswa SMKN 14 Kota Bandung Malah Study Tour Ke YogyakartaHari Raya Nyepi 2022, Ini Dia Tradisinya

Buang jauh-jauh harapan bahwa The Batman akan menyuguhkan adegan penuh aksi dan ledakan seperti kebanyakan film Batman sebelumnya, karena seperti sudah disebutkan di atas, film ini lebih menonjolkan sisi Batman sebagai seorang detektif ulung.

Mengingat film Batman sudah berkali-kali dibuat, Reeves tidak mau berlama-lama memperlihatkan sosok si manusia kelelawar ke hadapan para penonton.

The Batman dibuka dengan memperlihatkan Kota Gotham yang tengah digerogoti oleh kriminalitas yang merajalela di setiap sudutnya. Tidak sampai 5 menit, Batman (Robert Pattinson) sudah muncul dan menghajar habis-habisan gerombolan penjahat di sebuah stasiun kereta bawah tanah.

Lewat pengambilan gambar dan pencahayaan apik, didukung dengan narasi gloomy tentang betapa menyedihkannya kondisi Kota Gotham, penonton seakan ikut dibawa untuk merasakan betapa menakutkannya sosok Batman di mata para penjahat.

Plot cerita The Batman dimulai saat Wali Kota Gotham dibunuh dengan sadis  dan brutal oleh seorang penjahat bertopeng, yang belakangan diketahui bernama The Riddler (Paul Dano). Tak hanya membantai sang Wali Kota, Riddler juga membuka dosa-dosa korbannya tersebut ke hadapan publik.

Riddler bukanlah tipikal penjahat pada umumnya yang membuat keonaran demi mendapatkan uang atau menguasai dunia. Ia adalah seorang bandit yang memiliki misi besarnya sendiri. Seorang teroris sejati.

Sama seperti di dalam komik, Riddler selalu meninggalkan teka-teki yang ditujukan kepada Batman. Teka-teki tersebut merupakan petunjuk dari aksi teror yang akan ia lakukan selanjutnya.

Baca Juga:Pameran Foto 731: Potret 2 Tahun Pandemi yang Belum BerhentiPlt Wali Kota Bandung Segera Lakukan Evaluasi Terhadap Kinerja Pejabat

Di sinilah porsi Batman sebagai seorang detektif digali. Ia harus berpacu dengan waktu seiring Riddler terus melakukan pembunuhan kepada sederet daftar nama penting di Kota Gotham lainnya yang sudah ia incar demi merealisasikan rencana akbarnya. Dalam perjuangannya, Batman juga ditemani oleh James Gordon (Jeffrey Wright), satu dari segelintir polisi jujur dan bersih di Kota Gotham.

0 Komentar