BANDUNG – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengikuti agenda “Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2021” secara virtual dari Kota Bandung, Kamis (28/1/2021).
Kang Uu mengatakan bahwa tahun ini Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar terus berupaya memulihkan perekonomian yang sempat terpuruk akibat pandemi global COVID-19.
Di antaranya lewat pemberdayaan UMKM, pengembangan ekonomi syariah dan industri halal, serta pengentasan kemiskinan.
Baca Juga:Warga Pertanyakan Tanah Bekas Longsor akan di Bagaimanakan175 ASN Kota Tasik Terjangkit Covid-19
“Pemerintah melalui keputusan-keputusan Pak Gubernur selalu mendorong meningkatkan perekonomian sekaligus menstimulus gairah kerja masyarakat,” kata Kang Uu.
“Jangan sampai pandemi COVID-19 jadi hambatan (untuk beraktivitas), meski protokol kesehatan tetap harus diberlakukan secara ketat,” ujarnya.
Kang Uu menambahkan, sarana infrastruktur pun memegang peranan penting dalam menyokong upaya pemulihan ekonomi. Menurutnya, infrastruktur adalah faktor dominan dalam mendongkrak perekonomian.
Ia berujar, infrastruktur adalah penunjang utama dalam mendukung pergerakan orang dan barang sehingga pembangunan infrastruktur terus didorong demi terwujudnya visi Jabar Juara Lahir dan Batin.
Apalagi, Provinsi Jabar dengan penduduk hampir 50 juta jiwa merupakan salah satu daerah penyangga ibu kota dan memiliki posisi strategis dibanding wilayah lainnya di Indonesia.
Kang Uu pun mengapresiasi sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun di Jabar. Infrastruktur itulah yang meningkatkan konektivitas wilayah dalam mendukung pergerakan perekonomian.
Ia juga mengapresiasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang bertugas memberi pengawasan terhadap pembangunan-pembangunan yang ada di Jabar agar berjalan sesuai koridor yang telah ditetapkan.
Baca Juga:Dulu Kawan, Sekarang Sandiaga Uno Kena Semprot Rocky GerungKali Ini Gisel Hadir dalam Wajib Lapor dan Jelaskan Alasannya Mangkir Kemarin
“Infrastruktur faktor dominan meningkatkan ekonomi di Jawa Barat. Ini semua perlu kewaspadaan dan perlu pengawasan,” ucap Kang Uu.
“Inilah tupoksi BPKP terhadap pembangunan-pembangunan di Jawa Barat,” tutupnya.*
