BANDUNG – Ketersediaan jumlah asesor yang memadai di setiap Badan Akreditasi Nasinal-Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) provinsi dapat memperlancar pelaksanaan akreditasi Sekolah/Madrasah. Sebab, asesor merupakan salah satu pilar penting dalam pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah.
Hal itu diungkapkan, anggota BAN-S/M Provinsi Jawa Barat, Saripudin, usai pelaksanaan visitasi BAN-S/M Provinsi Jawa Barat, di SMA Pasundan 8, Jalan Cihampelas Kota Bandung, Jumat (3/5).
Menurutnya, untuk mencukupi kebutuhan asesor dibeberapa BAN-S/M Provinsi, pihaknya telah merekrut dan mengadakan seleksi calon asesor.
Baca Juga:Nasdem Mengkalim Dapat Suara SignifikanHari Ini Para Pemain Siap Tempur
”Di bawah Kementerian Pendidikan dan sebagai lembaga independen, rekrutmen asesor sudah berdasarkan Keputusan Ketua BAN-S/M Nomor: 385/BAN-SM/SK/2019 Tanggal 22 April 2019,” ujarnya.
Dikatakannya, para peserta yang lulus seleksi akan segera mengikuti pelatihan calon asesor yang tujuannya untuk menyiapkan asesor berkualitas dan juga berkaitan dengan keterampilan dan pengetahuan mereka.
”Melalui pelatihan peserta diharapkan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan sikap sehingga dapat melaksanakan tugas visitasi dalam rangka akreditasi sekolah/madrasah secara profesional,” katanya.
Tersedianya asesor profesional di setiap BAN-S/M Provinsi dapat mendukung dan menjamin terwujudnya pelaksanaan akreditasi pendidikan bermutu. Untuk itu, diperlukan peningkatan pengetahuan yang komprehensif tentang kebijakan, mekanisme, dan perangkat akreditasi.
Tidak hanya itu, diperlukan pula peningkatan keterampilan dalam melaksanakan visitasi akreditasi secara lintas jenjang dan juga meningkatkan keterampilan menggunakan aplikasi Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah (Sispena-S/M) dan keterampilan menyusun laporan visitasi dan rekomendasi, mengedapankan sikap profesional dalam melaksanakan akreditasi.
”Yang terpenting dari pelatihan asesor ini tentunya berkaitan dengan tujuannya. Saya berharap dengan tersedianya asesor baru yang memahami perangkat akreditasi semua jenjang, mampu menggunakan aplikasi Sispena-S/M, memiliki kemampuan untuk melaksanakan visitasi secara profesional, dan memiliki integritas yang tinggi serta bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya sebagai asesor,” jelasnya.
Dia menuturkan, para peserta yang dinyatakan lolos, maka akan mendapatkan sertifikat serta diberikan tugas melaksanakan visitasi lintas jenjang di wilayah BAN-S/M Provinsi.
