JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi mulai mematangkan rencana relokasi SDN Pambudi Dharma sebagai upaya mengatasi dampak aktivitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sentiong yang selama ini dikeluhkan warga sekolah.
Pemindahan sekolah tersebut dinilai mendesak karena kondisi lingkungan di sekitar TPST disebut telah mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dan kenyamanan peserta didik.
Keluhan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan bau sampah yang menyengat, tetapi juga getaran dari mesin pengolahan sampah yang dirasakan hingga area sekolah. Kondisi itu bahkan disebut berdampak pada kenyamanan belajar siswa serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan sekolah.
Baca Juga:Usai Kepastian Hukum, Farhan Ajak Semua Pihak Fokus Bangun BandungPemotor Tewas Usai Tabrak Truk Mogok di Gunung Putri Bogor
Relokasi SDN Pambudi Dharma menjadi salah satu langkah yang ditempuh Pemkot Cimahi untuk memastikan hak siswa memperoleh lingkungan belajar yang aman dan nyaman tetap terpenuhi, di tengah kebutuhan kota dalam mengelola persoalan sampah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, mengatakan proses relokasi saat ini telah memasuki tahap perencanaan teknis. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan anggaran awal untuk mendukung proses pembangunan sekolah di lokasi baru.
“Tahun ini kami sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp3-4 miliar. Namun saat ini kami masih menunggu hasil Detail Engineering Design (DED) yang sedang disusun untuk menentukan kebutuhan pembangunan di lokasi baru,” ujar Nana saat dikonfirmasi, Rabu (4/6/2026).
Menurut Nana, penyusunan DED menjadi tahapan penting karena akan menjadi dasar penentuan berbagai kebutuhan pembangunan. Kajian tersebut mencakup kondisi tanah, kebutuhan pematangan lahan, hingga rancangan bangunan sekolah yang akan dibangun.
“Kajian awal sudah berjalan. Sekarang fokusnya pada perencanaan teknis, termasuk pengecekan kondisi lahan, kedalaman tanah melalui sondir, dan berbagai kebutuhan konstruksi lainnya. Kami perkirakan DED ini selesai sekitar Juli 2026,” katanya.
Ia menjelaskan, relokasi SDN Pambudi Dharma dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan peserta didik yang selama ini terdampak langsung oleh keberadaan TPST Sentiong.
Disdik Kota Cimahi juga telah melakukan sosialisasi kepada siswa maupun orang tua agar proses pemindahan nantinya dapat berlangsung tanpa kendala berarti.
Baca Juga:Kesal Tak Bertemu Pengacara, Pria di Taraju Ngamuk hingga Dobrak Rumah dan Rusak PropertiKomisaris Pertamina Sidak SPBU di Bali, Pastikan Stok BBM dan Pelayanan Sesuai Standar
“Kami harus mengamankan anak-anak dari dampak aktivitas TPST. Keluhan terkait bau sampah memang cukup banyak kami terima dari siswa maupun orang tua. Karena itu kami berupaya mencari solusi terbaik agar proses belajar tetap berjalan nyaman,” ucapnya.
