JABAR EKSPRES – Memasuki bulan suci Ramadan, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Cimahi cenderung meningkat.
Aktivitas berburu takjil, pelaksanaan salat terawih, hingga kebiasaan sebagian kelompok melakukan balap liar menjadi perhatian aparat kepolisian. Untuk itu, Polres Cimahi meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman, tanpa terganggu oleh kegaduhan maupun aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Baca Juga:Menunggu Buka Puasa Lewat Seni, Ruang Riung Hadirkan Workshop Ramadan Bagi Anak Muda CimahiBazar Takjil-Workshop hingga Pameran Sejarah Ramaikan Ramadan Creative Day Cimahi
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, menjelaskan bahwa pengamanan difokuskan pada waktu-waktu krusial selama Ramadan, terutama menjelang waktu berbuka puasa dan saat pelaksanaan salat terawih.
“Patroli pada saat menjelang buka puasa di tempat-tempat orang untuk berburu takjil. Kemudian juga pada saat melaksanakan terawih kita laksanakan pengamanan,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Cimahi, Cigugur Tengah, Rabu (25/2/2026).
Menurut Niko, pengamanan tersebut tidak hanya bersifat insidental. Polres Cimahi telah membentuk kelompok-kelompok kecil personel yang secara khusus ditugaskan untuk melakukan pemantauan di lapangan selama Ramadan.
“Itu sudah ada beberapa anggota kelompok-kelompok kecil yang sudah kita bentuk untuk melaksanakan itu,” katanya.
Selain keramaian saat waktu berbuka, balap liar juga menjadi salah satu fokus pengawasan kepolisian. Aktivitas tersebut dinilai kerap muncul pada waktu subuh maupun malam hari dan berpotensi menimbulkan kecelakaan serta keresahan warga.
“Terkait dengan masalah balap liar, tentunya di beberapa titik ya, kalau mungkin di Cimahi titiknya adalah di Margaasih yang mana di sana sudah kita plotting-kan ada anggota yang yang selalu stasioner di sana,” jelas Niko.
Untuk mencegah aksi balap liar, Polres Cimahi tidak hanya mengandalkan kehadiran personel, tetapi juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan pemasangan pembatas jalan.
Baca Juga:Satpol PP Cimahi Intensifkan Patroli Ramadan, Warung Makan Diimbau Jaga Etika PublikMasjid Agung Cimahi Siapkan Program Lengkap Ramadan 1447 Hijriah
“Kemudian untuk menyiasatinya, kita menggunakan water barrier yang kita kerucutkan sehingga mereka tidak bisa dengan leluasa untuk terus akhirnya ini,” kata Niko.
Ia menambahkan, hingga saat ini pengawasan yang dilakukan secara konsisten membuahkan hasil positif. Situasi di sejumlah titik rawan terpantau relatif kondusif, baik pada waktu subuh maupun malam hari.
