JABAR EKSPRES – Ramadan kerap dimaknai sebagai bulan ibadah dan refleksi. Namun di Kota Cimahi, bulan suci ini juga dibaca sebagai ruang untuk tetap produktif, berjejaring, dan menggerakkan ekonomi kreatif warga.
Di area working space outdoor Kompleks Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, denyut itu terasa lewat gelaran Ramadan Creative Day.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23-24 Februari 2026, ini menjadi contoh bagaimana ruang publik milik pemerintah tidak sekadar berfungsi administratif, melainkan dihidupkan sebagai ruang temu antara komunitas, pelaku usaha kecil, dan masyarakat umum.
Baca Juga:Satpol PP Cimahi Intensifkan Patroli Ramadan, Warung Makan Diimbau Jaga Etika PublikJam Kerja ASN Cimahi Diubah Selama Ramadan, Pelayanan Tetap Optimal
Di tengah kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami efisiensi, pendekatan kolaboratif semacam ini dinilai relevan dan adaptif.
Acara yang diinisiasi Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kota Cimahi tersebut menyuguhkan beragam agenda. Mulai dari pameran Cimahi Tempo Doeloe, spot foto tematik bernuansa sejarah kota, mini workshop, hingga bazar kuliner UMKM bertajuk Pasar Awi Campernik yang ramai menjelang waktu berbuka puasa.
Alunan musik akustik turut mengisi suasana sore, menjadikan area working space itu tak sekadar tempat singgah, tetapi ruang interaksi.
Kepala Seksi Pariwisata Disbudparpora Kota Cimahi, Fajar Firdaus Adiparta, menyebut kegiatan ini berangkat dari gagasan sederhana untuk memaksimalkan fasilitas publik yang baru tersedia, sekaligus mengisi Ramadan dengan aktivitas bernilai tambah.
“Berawal dari ide memanfaatkan area working space Pemkot Cimahi yang baru dibangun menjadi ruang produktif terutama mengoptimalkan waktu bulan Ramadan,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (23/2/2026).
Untuk memperkuat ekosistem kolaboratif, panitia menggandeng sejumlah komunitas lokal. Paguyuban Pedagang Pasar Awi Campernik dilibatkan untuk meramaikan sektor kuliner, sementara Forum Pelukis (Forkis) Kota Cimahi menampilkan karya seni bertema Cimahi tempo dulu.
Sejumlah koleksi barang lawas turut dipamerkan, lengkap dengan layanan foto tematik yang dipandu oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia Kota Cimahi.
Baca Juga:Masjid Agung Cimahi Siapkan Program Lengkap Ramadan 1447 HijriahTerkendala Anggaran hingga Fasilitas, Pemkot Tegaskan Program Disbudparpora Cimahi Harus Tetap Berjalan
“Ada Paguyuban Pedagang Pasar Awi Campernik kita ajak berjualan menu takjil, ada Forum Pelukis (Forkis) Kota Cimahi yang memamerkan lukisan-lukisan tentang Cimahi tempo dulu. Terus ada juga beberapa barang tempo dulu yang dipamerkan ataupun bisa foto tematik tempo dulu yang dipandu oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Cimahi,” ucapnya.
