JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar memastikan pengadaan dua unit mobil dinas untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota dengan nilai anggaran sekitar Rp1,3 miliar tetap dilaksanakan.
Kebijakan itu diambil meskipun di sisi lain, armada pemadam kebakaran (damkar) yang ada saat ini dinilai sudah uzur dan sering mengalami mogok saat bertugas.
Wali Kota Banjar, Sudarsono, menegaskan bahwa pengadaan mobil dinas tersebut telah melalui proses penganggaran dan persetujuan dalam Perubahan APBD 2026, sehingga tidak dapat dibatalkan begitu saja.
Baca Juga:Mobil Dinas Rp1,3 Miliar Dibeli, Armada Sampah dan Damkar Kota Banjar Justru SekaratPKS Sentil Wali Kota Banjar Lewat Pantun Soal Pengadaan Mobil Dinas dan Kesejahteraan Warga
“Kalau sudah dianggarkan dan sudah diketok palu, kemudian dibatalkan lagi, mau digunakan untuk apa anggarannya? Tidak bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lain. Akhirnya, anggaran itu kembali menjadi SiLPA,” ujar Sudarsono, Kamis (1/10/2026).
Pernyataan tersebut muncul di tengah kritik publik yang menilai pemerintah daerah lebih sigap memenuhi fasilitas pejabat ketimbang membenahi layanan dasar.
Aktivis sekaligus pemerhati sosial-pemerintahan Kota Banjar, Irwan Herwanto, menyoroti kondisi armada sampah dan damkar yang dinilai memprihatinkan.
Menurutnya, alasan teknis terkait kendaraan dinas lama keluaran 2009 yang sering mogok tidak cukup kuat untuk membenarkan pembelian mobil baru di tengah keterbatasan fiskal daerah.
“Persoalan utama bukan semata-mata ada atau tidaknya anggaran, melainkan skala prioritas alokasi APBD,” kata Irwan dalam keterangannya, Selasa (29/9/2026).
Data yang dihimpun Jabar Ekspres menunjukkan bahwa salah satu unit mobil damkar Kota Banjar telah berusia lebih dari dua dekade. Kondisi tersebut berimbas pada kinerja petugas di lapangan.
Pada Januari 2026, sebuah mobil damkar dilaporkan mogok saat hendak menuju lokasi kebakaran rumah di Desa Rejasari, Kecamatan Langensari. Kejadian serupa juga pernah terjadi sebelumnya, memicu kekhawatiran petugas akan keselamatan warga.
Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Posting Video Mobil Dinas Mogok di Medsos, Netizen: Bilang Saja Mau Ganti Mobil BaruPemkot Cimahi Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026
Sudarsono tidak menampik kondisi tersebut. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyusun rencana peremajaan armada damkar secara bertahap.
Menurutnya, dua unit mobil pemadam kebakaran baru akan diupayakan dibeli pada tahun 2027. Sementara itu, kendaraan yang masih dianggap layak akan diperbaiki dan dioptimalkan penggunaannya.
“Insyaallah, pada 2027 kemungkinan besar kita akan membeli dua unit damkar. Kendaraan yang masih layak akan kita perbaiki semuanya. Kalau memungkinkan, kita juga perlu membeli unit baru,” ujar Sudarsono.
