JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi melalui Satpol PP Kota Cimahi menegaskan bahwa tidak ada kebijakan khusus atau operasi penertiban tambahan selama bulan Ramadan tahun ini. Kendati demikian, pengawasan ketertiban umum tetap diperketat melalui patroli rutin yang dilakukan setiap hari di seluruh wilayah kota.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Mochamad Samsul Ma’arif, menyampaikan bahwa patroli tersebut merupakan agenda pengawasan reguler yang tetap berjalan sebagaimana hari-hari biasa, tanpa adanya operasi khusus bertajuk Ramadan.
“Namun, pihak Satpol PP tetap memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para pemilik warung makan, warteg, dan usaha kuliner lainnya, agar menghormati bulan suci Ramadan,” tegas Samsul saat dikonfirmasi, Senin (23/2/26).
Baca Juga:575 Calon Jemaah Haji Cimahi Ikuti Manasik Empat Hari, Siap Berangkat 2026Dua Kloter Jemaah Haji Cimahi Berangkat April–Mei 2026 via Bandara Kertajati
Menurut Samsul, imbauan tersebut ditujukan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi masyarakat dan penghormatan terhadap umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Ia menegaskan, Satpol PP tidak melarang aktivitas usaha kuliner, tetapi meminta pengelola usaha untuk memperhatikan aspek kepantasan di ruang publik.
“Jika tetap melayani pembeli misalnya untuk masyarakat yang tidak berpuasa seperti perempuan, yang sedang berhalangan atau warga non-muslim pemilik usaha diminta untuk menutup sebagian area dagangannya menggunakan tirai atau spanduk kecil agar tidak terlihat secara terbuka,” ujarnya.
Kebijakan imbauan ini, lanjut Samsul, menjadi bagian dari upaya menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Ramadan dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat toleransi, saling menghormati, serta menjaga ketertiban bersama.
“Satpol PP Kota Cimahi juga mengimbau masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga kerukunan selama bulan Ramadan. ‘Mari kita sama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan di lingkungan masyarakat selama Ramadan’,” tambahnya.
Patroli yang dilakukan tidak hanya menyasar aktivitas usaha, tetapi juga difokuskan untuk memastikan situasi lingkungan tetap kondusif selama Ramadan. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi gangguan ketertiban serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah.
“Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan di lingkungan masyarakat selama Ramadan,” ungkap Samsul.
