Lima Sumur Bor Berfungsi, Warga Pasirlangu Kini Tak Lagi Kesulitan Air

Kades Pasirlangu, Nur Awaludin saat meninjau sumur bor di Kampung Pasirkuning. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Kades Pasirlangu, Nur Awaludin saat meninjau sumur bor di Kampung Pasirkuning. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Setelah sempat kesulitan air akibat longsor, warga Desa Pasirlangu kini mulai menikmati aliran air bersih dari lima sumur bor yang telah selesai dibangun.

Sumur bor tersebut menjadi solusi cepat atas rusaknya sejumlah sumber mata air dan jaringan distribusi yang terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Sebelumnya, warga harus mengambil air dari lokasi yang lebih jauh dengan kondisi akses terbatas, bahkan mengandalkan bantuan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan harian.

Baca Juga:PA Kota Cimahi Bahas Kesejahteraan Yudisial dalam Diskusi Internasional BPHPI–FCFCOARayakan Imlek 2026 di Bandung, Ini Promo Dinner di Hotel Kota Bandung

“Pembangunan puluhan titik sumur bor dilakukan secara bertahap, dengan prioritas di kawasan permukiman yang paling terdampak,” kata Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis saat dikonfirmasi, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, dari total titik yang direncanakan, lima di antaranya rampung dibangun dan airnya kini dapat dimanfaatkan masyarakat terdampak bencana longsor.

“Lima titik sudah selesai dan airnya sudah digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Sisanya masih dalam proses pengerjaan. Ini sangat membantu karena beberapa sumber air sebelumnya rusak akibat longsor dan tidak bisa lagi dimanfaatkan,” katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan sumur bor tersebut sangat krusial karena air bersih menjadi kebutuhan paling mendasar di tengah proses pemulihan pascabencana. Dengan mulai beroperasinya beberapa titik sumur bor, warga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada distribusi air bantuan.

Selain untuk kebutuhan rumah tangga seperti memasak, mandi, dan mencuci, air dari sumur bor juga mulai dimanfaatkan untuk aktivitas sosial warga yang sempat terganggu.

“Aktivitas di lingkungan permukiman perlahan kembali berjalan, meski sejumlah infrastruktur lainnya masih dalam tahap pembenahan,” katanya.

Pemerintah Desa Pasirlangu bersama instansi terkait hingga kini terus melakukan perbaikan pada sektor lain yang terdampak, termasuk akses jalan dan fasilitas umum. Pendataan terhadap warga terdampak juga masih dilakukan guna memastikan bantuan tersalurkan sesuai kebutuhan.

Baca Juga:Penjahit Rumahan Bersiap Hadapi Lonjakan PesananDi Balik Kue Keranjang Imlek, Ada Konsistensi yang Terjaga Lebih dari Dua Dekade

“Ketersediaan air bersih ini menjadi langkah awal pemulihan. Setidaknya kebutuhan dasar warga sudah mulai terpenuhi, sehingga masyarakat bisa lebih fokus menata kembali kehidupan mereka,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar