Kemenhub Perkuat Pengawasan Penerbangan Jelang Nataru, Siap Hadapi Lonjakan Penumpang

Kemenhub Perkuat Pengawasan Penerbangan Jelang Nataru, Siap Hadapi Lonjakan Penumpang
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Keamanan Penerbangan (Ditkampen) perkuat pengawasan keamanan penerbangan jelan Nataru. (Foto: ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kementerian Perhubungan memastikan kesiapan sejumlah bandara utama di Indonesia dalam menghadapi lonjakan penumpang pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui hasil monitoring keamanan penerbangan yang dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) di beberapa bandara strategis.

Selain itu, Kemenhub melalui Direktorat Keamanan Penerbangan (Ditkampen) memperkuat pengawasan penerbangan.

Baca Juga:Usai Terjadi Pengeroyokan di Kalibata, OJK Bakal Tertibkan Praktik Penagih Utang Menguatnya Permintaan Global, Kemendag Catat Kenaikan Harga Ekspor Konsentrat Tembaga

“Pemeriksaan keamanan penerbangan jelang periode Natal dan Tahun Baru merupakan langkah krusial untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa transportasi udara,” kata Direktur Keamanan Penerbangan Ditjeng Hubud Kemenhub Sigit Hani, dikutip dari ANTARA Rabu (17/12).

Ia menekankan melalui pengawasan yang ketat dan kepatuhan terhadap prosedur keamanan, pihaknya berkomitmen menjaga agar seluruh operasional penerbangan selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, tertib dan lancar.

Pengawasan dilaksanakan secara intensif dan berkelanjutan di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda pada 3–6 Desember 2025, serta di Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam dan Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang pada 9–12 Desember 2025.

Adapun objek pengawasan meliputi pengamanan sisi darat dan sisi udara mencakup beberapa area, antara lain pengoperasian keamanan bandar udara, pemeriksaan penumpang dan bagasi, serta pemeriksaan kargo dan pos.

Hasil pemantauan menunjukkan ketiga bandara tersebut telah siap dalam menyambut periode Natal 2025 dan Tahun Baru, dengan pemenuhan standar keamanan penerbangan, penerapan langkah-langkah mitigasi risiko, serta koordinasi yang baik dengan para pemangku kepentingan terkait.

Sigit menambahkan, pihaknya tidak hanya memverifikasi kesesuaian operasional dengan SOP dan regulasi yang berlaku, tetapi juga memastikan seluruh temuan hasil monitoring ditindaklanjuti hingga tuntas.

“Sehingga tidak berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan,” ucapnya.

Baca Juga:Perkuat Strategi Keuangan, OJK Bentuk Departemen Baru untuk Perbankan Syariah dan UMKM di 2026Sambut Lonjakan Penumpang Saat Libur Nataru, Kemenhub Siapkan Bandara dan Stimulus Tekan Harga Tiket 

Dalam mendukung kesiapan operasional Natal dan Tahun Baru, bandara-bandara tersebut juga menjalin koordinasi aktif dengan berbagai instansi terkait, seperti TNI-Polri, BMKG, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Kesehatan, Badan Karantina Indonesia, AirNav Indonesia, serta pemerintah daerah setempat.

Ia berharap pengawasan tersebut bisa memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa perjalanan udara selama libur akhir tahun dilaksanakan secara aman, selamat, dan nyaman, sekaligus mendorong operator bandara untuk terus meningkatkan standar keamanan sesuai ketentuan dan secara konsisten.

0 Komentar