SMA/SMK Manut Titah KDM
Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Jatinangor, Uus Usman mengatakan, pihaknya tetap mengikuti arahan dan kebijakan Gubernur Jabar untuk tidak melakukan kegiatan keluar.
“Kita tetap tidak akan ada kegiatan keluar, karena sudah ada aturan juga larangan study tour. Jadi kita ikuti saja aturan tersebut,” katanya kepada Jabar Ekspres, Kamis (20/11).
Mengingat saat ini menjelang masa liburan anak sekolah, Uus menerangkan, pihaknya akan mengingatkan kepada seluruh siswa SMAN Jatinangor agar tidak euforia berlebihan.
Baca Juga:Ekonom UIN Sarankan Pelarangan Study Tour Diatur Lebih CermatDemo Bus Pariwisata Ditunda, Dedi Mulyadi Tetap Tak Mau Cabut Larangan Study Tour
“Ada sosialisasi kepada anak-anak, kita lakukan ketika upacara di hari Senin. Kalau ada siswa yang mau liburan masing-masing terserah, bukan urusan sekolah namun tetap agar tak euforia berlebihan,” terangnya.
Uus mengaku, sebelum KDM mengeluarkan kebijakan larangan study tour, SMAN Jatinangor yang berlokasi di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang itu sudah tak melaksanakan kegiatan di luar sekolah.
“Kalau soal tour, di saat saya menjabat sudah tidak dilakukan, adapun keluar sekolah hanya ketika perpisahan,” bebernya.
Kendati demikian, Uus menjelaskan, ketika kebijakan KDM sudah disosialisasikan dan berlaku untuk semua sekolah di Provinsi Jawa Barat, pihaknya pun ikut menerapkan serta melarang siswa berkegiatan di luar termasuk saat perpisahan.
“Perpisahan pun juga ketika sudah ada aturan dari Gubernur Jabar, kita lakukan jadinya di dalam sekolah, menggelar acara yang diisi oleh para siswa,” jelasnya.
“Para siswa menampilkan karya seni tari, bernyanyi untuk hiburannya dan penampilan-penampilan lain dalam acara perpisahan, semuanya dilakukan di dalam sekolah,” pungkas Uus. (son/bas/yan)
