Komando Antisipasi Sesar Lembang, Pemprov Jabar Siapkan 5 Kantor Gubernur Wilayah

Suasana panorama di kawasan wisata alam Tebing Keraton yang merupakan bagian dari Sesar Lembang di Ciburial, K
Suasana panorama di kawasan wisata alam Tebing Keraton yang merupakan bagian dari Sesar Lembang di Ciburial, Kabupaten Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) semakin serius dalam menghadapi potensi bencana alam, termasuk ancaman Sesar Lembang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya akan menjadikan lima Kantor Gubernur Wilayah sebagai pusat komando antisipasi bencana. Kantor tersebut berlokasi di Bogor, Garut, Purwakarta, Cirebon, dan Bandung.

“Dalam mengantisipasi potensi bencana alam, kita juga harus memperhitungkan Sesar Lembang. Karena itu, lima kantor gubernur wilayah tersebut akan difungsikan sebagai komando antisipasi, khususnya untuk menghadapi potensi pergerakan Sesar Lembang,” ujar Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Demul, Rabu (5/11).Menurut hasil kajian akademik, wilayah Cirebon menjadi lokasi yang relatif paling aman dari ancaman aktivitas sesar.

Baca Juga:Dorong Aglomerasi Solo Raya, Gubernur Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Cita Loka Fest 2025!Jangkau 706 Desa, Program Speling Ahmad Luthfi  Bisa Diterapkan Secara Nasional!

“Cirebon itu yang paling terbebas, kemudian ada Purwakarta. Kalau Garut, Bogor, dan Bandung justru termasuk kawasan yang rawan karena dekat dengan pusat potensi pergerakan sesar,” jelasnya.Dedi menegaskan, rencana ini akan disusun secara komprehensif dan melibatkan seluruh unsur pemerintahan daerah.

“Ini harus dipikirkan secara menyeluruh oleh kita semua. Maka, lima kantor gubernur wilayah — Bogor, Garut, Purwakarta, Cirebon, dan Bandung — akan kita siapkan sebagai pusat komando antisipasi bencana,” imbuhnya.Sebelumnya, dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, Polda Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jabar telah menyiagakan sekitar 2.500 personel gabungan dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Tahun 2025.

Apel tersebut digelar di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (5/11). Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan menyebut, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Sebanyak 2.500 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, pemerintah daerah, relawan, hingga pramuka kita libatkan dalam apel siaga ini,” ujar Rudi.Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan Jawa Barat dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya aktivitas Sesar Lembang yang melintasi sejumlah wilayah padat penduduk.

0 Komentar