“Pengalaman belajar tidak harus mewah, tapi harus bermakna. Jika semua pihak guru, sekolah, dan pemerintah berkomitmen menjaga nilai pendidikan dalam studi tour, maka kegiatan ini bisa jadi investasi jangka panjang bagi anak,” tutupnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penyelenggaraan studi tour, mulai dari tujuan kegiatan, pemilihan lokasi, keselamatan siswa, hingga evaluasi setelah kegiatan berlangsung. Menurutnya, refleksi bersama antara guru dan siswa setelah studi tour sangat penting untuk memastikan proses belajar benar-benar terjadi.
Di kalangan guru, tanggapan terhadap studi tour cenderung beragam. Banyak guru menyambut baik kegiatan ini karena mampu memperkaya pembelajaran. Namun, ada juga yang menilai kegiatan ini kerap kehilangan esensi edukatifnya dan terlalu berorientasi pada hiburan.
Baca Juga:PGN Buka-Bukaan Cara Kelola Bisnis Gas Bumi agar Tetap Ramah LingkunganPrioritaskan Keselamatan Warga, Bupati Bogor Genjot Optimalisasi Penerangan Jalan
“Kalau dirancang dengan baik, studi tour bisa menjadi media belajar yang sangat efektif. Siswa jadi lebih mudah memahami pelajaran karena melihat langsung objeknya,” ujar Wahyudi, salah satu guru di SMP Negeri Kota Bandung.
Namun dirinya tak menampik bahwa kadang studi tour keluar dari relevansi dan tidak berkaitan dengan kurikulum pembelajaran. Kadang, studi tour mengarah pada orientasi piknik dibanding edukasi kepada siswa.
“Kadang-kadang sekolah memilih tujuan yang lebih ke arah rekreasi, seperti ke taman bermain, tanpa muatan edukatif yang jelas. Ini perlu jadi catatan,” tambahnya
Dengan munculnya berbagai pandangan dari guru, psikolog, hingga pemerintah, pelaksanaan studi tour tampaknya perlu ditata ulang agar benar-benar membawa manfaat menyeluruh.
Kunci keberhasilan studi tour bukan pada mewahnya destinasi, tetapi pada bagaimana sekolah merancang kegiatan yang mendukung pembelajaran, meningkatkan kesehatan mental, dan tetap inklusif untuk semua siswa.
“Studi tour yang baik tidak harus mahal atau jauh, tapi harus bermakna. Semua siswa berhak merasakan pengalaman itu,” tutup Billy.
