JABAR EKSPRES — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Perhubungan terus mendorong modernisasi sistem penerangan jalan sebagai bagian dari program strategis bertajuk “Bandung Caang Utama”.
Program ini menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Bandung untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih terang, aman, dan ramah lingkungan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang sebagai solusi atas minimnya penerangan di sejumlah titik jalan di Kota Bandung. Selain menjawab kebutuhan dasar warga, proyek ini juga membuka peluang investasi jangka panjang bagi sektor swasta.
Baca Juga:RI Siap Borong Migas dari AS! Airlangga: Sesuai Kebutuhan!Bandung Siap Terang Total! Proyek PJU Bisa Tembus Setengah Triliun, Jalan Nasional Ikut Disikat!
“Masih banyak ruas jalan di Kota Bandung yang belum memiliki penerangan yang layak. Proyek ini dirancang untuk mengisi kekosongan itu, sekaligus menawarkan peluang investasi yang jelas dan menjanjikan bagi mitra swasta,” ujar Panji, Rabu (23/7)
Kota Bandung memiliki jaringan jalan yang cukup luas, terdiri dari sekitar 1.295,6 kilometer jalan kota yang terbagi ke dalam 3.185 ruas, serta 17 ruas jalan nasional sepanjang 45,63 kilometer dan 28 ruas jalan provinsi sepanjang 38,44 kilometer.
Berdasarkan analisis Dishub, dibutuhkan sedikitnya 21.067 unit PJU baru untuk menjangkau seluruh area yang saat ini belum mendapatkan layanan penerangan jalan.
“Total kebutuhan PJU baru mencapai lebih dari 21 ribu unit. Nilai investasinya, termasuk biaya pengoperasian dan pemeliharaan selama periode 10 hingga 20 tahun, diperkirakan mencapai Rp426,8 miliar,” ungkapnya.
Panji menambahkan, dari sisi fiskal, proyek ini dinilai cukup layak untuk dijalankan. Dishub telah memetakan potensi pendapatan iklan dari 13 ruas jalan strategis di Kota Bandung, dengan estimasi konservatif senilai Rp10 miliar per tahun.
Selain itu, keberadaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang secara konsisten mencatatkan surplus di atas Rp200 miliar per tahun, diyakini mampu menopang keberlangsungan proyek ini.
Proyek ini akan menjadi bagian integral dari skema managed service PJU yang diusung Pemkot Bandung dan menjadi salah satu unggulan dalam ajang West Java Investment Challenge (WJIC).
Baca Juga:Obrolan Berbuntut Makan: Sajian Penuh Cita Rasa dalam Nuansa Heritage di de Braga by ARTOTELObrolan Berbuntut Makan: Sajian Penuh Cita Rasa dalam Nuansa Heritage di de Braga by ARTOTEL
Dengan dukungan data dan potensi riil yang sudah dipetakan, Pemerintah Kota Bandung berharap dapat menarik lebih banyak mitra swasta untuk berinvestasi dalam sistem penerangan jalan yang modern dan berkelanjutan. (Dam)
