Bupati Tasikmalaya Sebut Program Pemagangan Nasional Solusi Tekan Pengangguran Lulusan Baru

Bupati Tasikmalaya Sebut Program Pemagangan Nasional Solusi Tekan Pengangguran Lulusan Baru
Pemkab Tasikmalaya memgikuyi kegiatan sosialisasi Program Pemagangan Nasional dari Kementrian Tenaga Kerja RI. Foto : Dok. Pemkab Tasikmalaya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyatakan dukungan penuh terhadap Program Pemagangan Nasional sebagai upaya memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran, khususnya bagi lulusan baru perguruan tinggi (fresh graduate).

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin pada saat Pemkab Tasikmalaya mengikuti Sosialisasi Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi oleh Bina Penyelenggaran Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kemenaker RI secara virtual yang digelar di Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi.

Menurut Cecep, Program Pemagangan Nasional menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjembatani kesenjangan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program tersebut, para lulusan baru dapat memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan maupun institusi yang menjadi mitra pemagangan.

Baca Juga:Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas Sebelum Masuk Industri Besar2.616 Desa Masuk Identifikasi Ekspor, Kemendag Buka Jalan Produk Lokal Tembus Pasar Global

“Melalui Program Pemagangan Nasional, pemerintah memberikan kesempatan kepada lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung di perusahaan maupun institusi yang menjadi tempat pemagangan,” ujar Cecep.

Ia menilai pengalaman kerja menjadi salah satu tantangan utama bagi lulusan baru saat memasuki pasar kerja. Karena itu, program pemagangan diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan sehingga lebih siap diserap oleh dunia usaha dan industri.

Selain memberikan pengalaman kerja, Cecep mengatakan program tersebut juga membentuk kompetensi peserta, mulai dari etos kerja, kedisiplinan, kemampuan komunikasi hingga kesiapan bekerja secara profesional.

“Program ini bukan hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga meningkatkan kompetensi, etos kerja, kedisiplinan, kemampuan komunikasi, serta kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja secara profesional,” katanya.

Bupati juga mengajak perusahaan-perusahaan di Kabupaten Tasikmalaya untuk berpartisipasi aktif sebagai penyelenggara pemagangan. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak tenaga kerja berkualitas sekaligus membantu mengurangi pengangguran di daerah.

“Saya mengajak seluruh perusahaan di Kabupaten Tasikmalaya untuk tidak hanya melihat program pemagangan sebagai bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga sebagai investasi dalam menyiapkan calon tenaga kerja yang berkualitas,” ungkap Cecep.

Diketahui, Program Pemagangan Nasional tahun 2026 sendiri ditargetkan menjangkau hingga 150 ribu peserta secara bertahap di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan penyerapan tenaga kerja lulusan perguruan tinggi. (Hendi)

0 Komentar