JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal terus mengembangkan skema managed service dalam pembangunan dan pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Hal ini sehubungan dengan adanya ketertarikan para investor di acara West Java Investment Challenge (WJIC)
Sebelumnya Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut bahwa skema ini lebih efisien dibandingkan pengadaan langsung senilai Rp400 miliar, kini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyampaikan bahwa cakupan proyek akan diperluas, termasuk ke jalan nasional dan provinsi yang melintasi wilayah kota.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian, menjelaskan bahwa dalam pengembangan skema investasi ini, kawasan yang dimasukkan tidak hanya terbatas pada jalan-jalan kota. Jalan nasional seperti Jalan Soekarno-Hatta dan jalan provinsi seperti BKR atau Lingkar Selatan, juga akan dimasukkan dalam rencana investasi agar proyek ini memiliki daya tarik lebih besar di mata investor.
Baca Juga:Obrolan Berbuntut Makan: Sajian Penuh Cita Rasa dalam Nuansa Heritage di de Braga by ARTOTELObrolan Berbuntut Makan: Sajian Penuh Cita Rasa dalam Nuansa Heritage di de Braga by ARTOTEL
“Dalam paparannya nanti, bukan hanya jalan-jalan kota saja yang dihitung. Ruas jalan nasional dan provinsi juga akan kita masukkan. Kawasannya dibuat menyeluruh, termasuk PJU dengan tiang high-mast yang tingginya di atas 16 meter. Ini bisa mendorong nilai investasi menjadi lebih besar dari Rp426 miliar yang direncanakan saat ini,” ujar Rasdian, Rabu (23/7).
“Karena kita nilai investasi Kota Bandung itu ada jalan nasional juga, ya, kayak Soekarno-Hatta, ya, gitu. Kemudian jalan provinsi, seperti BKR tuh, lingkar selatan itu kan jalan provinsi, jadi kita bisa agak lebih besar nanti di situ,” tambahnya.
Rasdian menambahkan bahwa penyusunan kawasan dan segmentasi proyek akan dilakukan secara komprehensif, termasuk membagi potensi investasi ke dalam beberapa segmen untuk memudahkan proses kerja sama dengan pihak ketiga.
“Misalnya dibagi ke dalam empat segmen atau beberapa segmen lain. Semuanya sedang dikaji agar sesuai dengan aturan kerja sama dan tetap menarik bagi investor,” tambahnya.
Proyek PJU Kota Bandung sendiri saat ini telah masuk dalam 10 besar proyek investasi nasional dalam ajang WJIC yang difasilitasi oleh Bank Indonesia dan Pemprov Jawa Barat. Rasdian menyebut bahwa proyek ini akan melewati tahap penilaian berikutnya untuk masuk ke posisi lima besar dan berpeluang dipromosikan secara nasional.
