JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melakukan penataan dan pembersihan kawasan di sepanjang koridor Jalan Raya Jakarta–Bogor secara bertahap.
Program ini diawali dari wilayah perbatasan Kota Bogor dan akan berlanjut ke sejumlah titik strategis, mulai dari Simpang Kandang Roda hingga kawasan Cibinong dan sekitarnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah Kabupaten Bogor sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah wilayah dan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan bersih.
Baca Juga:Potensi PGE Karaha Belum Maksimal, Wabup Tasikmalaya Minta Dukungan KDM Kejar Target 30 MWWujud Syukur HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Sukarame Santuni Anak Yatim dan Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, kegiatan kerja bakti atau gotong royong tidak dapat dijadikan satu-satunya solusi untuk mengatasi persoalan kebersihan di Kabupaten Bogor yang memiliki 416 desa dan 19 kelurahan.
“Kalau kita berhitung satu desa sehari saja, maka butuh 435 hari, sementara satu tahun hanya 360 hari. Maka kebersihan harus jadi tanggung jawab bersama,” ujar Rudy kepada wartawan, Senin (6/7/2026).
Menurut Rudy, penataan kawasan akan diprioritaskan di titik-titik strategis yang menjadi wajah Kabupaten Bogor. Namun, upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa keterlibatan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
“Ini tidak perlu biaya besar, hanya butuh niat dan kebersamaan,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi mulai dari tingkat kecamatan hingga lingkungan terkecil. Camat, lurah, kepala desa, RT, RW, hingga seluruh perangkat daerah diminta mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya.
Rudy mencontohkan, Dinas Perhubungan (Dishub) bertanggung jawab menata rambu lalu lintas dan memperbaiki penerangan jalan umum (PJU), sedangkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) fokus membenahi taman serta ruang terbuka hijau. Sementara itu, perangkat daerah lainnya diminta ikut melakukan pembersihan dan penataan lingkungan.
“Dishub bereskan rambu dan PJU, Perkim bereskan taman, SKPD lain lakukan pembersihan, yang penting kolaborasi menatanya bersama sama,” tegasnya.
