Seleksi JPT Pratama Pemkab Ciamis Masih Sepi Peminat, BKPSDM: Belum Ada Berkas Masuk

Bupati Ciamis Herdiat melantik 18 eselon dengan posisi yang baru, Minggu (15/6/2025) malam. Tersisa enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang masih kosong. (Istimewa)
Bupati Ciamis Herdiat melantik 18 eselon dengan posisi yang baru, Minggu (15/6/2025) malam. Tersisa enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang masih kosong. (Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis mengisi enam jabatan strategis tingkat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) melalui seleksi terbuka menghadapi tantangan di awal pendaftaran. Hingga memasuki akhir pekan pertama masa pendaftaran yang dibuka sejak 30 Juni 2025, belum satu pun berkas lamaran yang masuk ke panitia seleksi.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ciamis selaku penyelenggara mengakui fakta ini. Kepala BKPSDM Ciamis, Ai Rusli Suargi, yang didampingi Kabid Pengembangan Karier, Mutasi dan Kepangkatan, Widiya Pranata, menyatakan pendaftaran tetap berlangsung hingga 14 Juli 2025 mendatang.

“Sampai hari ini memang belum ada berkas yang masuk. Bisa jadi para calon peserta masih menyiapkan dokumen yang dibutuhkan,” ujar Ai Rusli saat dikonfirmasi Jumat (4/7/2025).

Baca Juga:API Tolak Perubahan Nama RSUD Al Ihsan : Potensi Hilangkan Sejarah dan Identitas IslamLewat Program ASN ke Pasar, Pemkot Cimahi Tingkatkan Eksistensi Pasar Tradisional di Era Digital

Keenam jabatan strategis yang dibuka untuk seleksi terbuka ini adalah:
1. Staf Ahli Bupati bidang Hukum, Pemerintahan dan Kesra
2. Kepala Dinas Kesehatan
3. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan
4. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
5. Kepala Dinas Sosial
6. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja

Seleksi ini khusus diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki rekam jejak dan pengalaman memadai.

Persyaratan utama meliputi pendidikan minimal S1 atau Diploma IV, usia maksimal 56 tahun saat pelantikan, pengalaman jabatan relevan minimal 5 tahun, serta sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau fungsional madya minimal 2 tahun.

Ai Rusli menjelaskan tahapan seleksi akan ketat. “Terdiri dari seleksi administrasi, diikuti seleksi kompetensi manajerial melalui asesmen, serta kompetensi bidang yang mencakup penulisan dan presentasi makalah, penelusuran rekam jejak, serta wawancara,” paparnya.

Panitia juga telah menyiapkan skenario jika peminat minim. Jika hingga batas waktu pendaftaran (14 Juli) jumlah pelamar untuk suatu formasi kurang dari empat orang, maka pendaftaran akan diperpanjang secara otomatis selama dua minggu (14 hari kalender).

“Jadwal masih bersifat tentatif. Jika ada perubahan, akan diinformasikan secara resmi kepada seluruh peserta,” tegas Ai Rusli.

Secara rencana, proses seleksi akan berjalan cepat setelah penutupan pendaftaran. Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 17 Juli 2025.

Baca Juga:Sanggar Mutiara Cimahi Tembus TV Nasional, Bawakan Tari Tradisional oleh Penari CilikTidak Ada Halte Bus Transjabodetabek Rute P11 di Sentul, Penumpang: Panas dan Cape

Tes kompetensi manajerial akan digelar pada 21-22 Juli, diikuti presentasi makalah terkait kompetensi bidang pada 23 Juli.

0 Komentar