Di sini, tawar-menawar adalah hal biasa, dan kamu bisa mendapatkan harga menarik jika pandai bernegosiasi.
Koin kuno dari era kerajaan (seperti uang gobog wayang dari zaman Majapahit) hingga koin zaman kolonial bisa ditemukan di pasar ini.
Koin langka seperti itu bisa terjual mulai dari ratusan ribu hingga belasan juta rupiah, tergantung jenis dan kondisi fisik.
Baca Juga:5 Bunga Pembawa Rezeki Berlimpah, Cocok Ditanam di RumahSpesifikasi Honor Pad X9a, Berapa ya Harganya?
4. Museum dan Komunitas Kolektor
Selain pasar, kamu juga bisa menjual koin kuno melalui komunitas kolektor atau museum numismatik. Salah satu tempat yang terkenal adalah Museum Bank Indonesia di Jakarta, yang terkadang menyelenggarakan pameran numismatik dan bazar koleksi.
Dalam acara tersebut, para kolektor dan penjual berkumpul dan memperjualbelikan barang koleksi mereka.
Komunitas online seperti Indonesian Numismatic Community (INC) atau Numismatik Indonesia di Facebook juga menjadi wadah aktif bagi jual-beli dan lelang koin kuno. Di sini, harga bisa lebih transparan dan adil karena banyak kolektor yang sudah memahami nilai pasar.
Di sana, kamu bisa menemukan uang koin 25 perak dijual mulai dari Rp50.000 hingga ratusan ribu tergantung kondisinya.
Beberapa koin langka seperti koin 100 rupiah bergambar rumah gadang atau koin 5 rupiah dari zaman Orde Lama bisa ditemukan di marketplace dengan harga jutaan rupiah. Bahkan, ada yang menjual set lengkap uang kuno Indonesia dari era 1950-an hingga 1990-an seharga lebih dari Rp20 juta.
6. Lelang Online dan Forum Numismatik Internasional
Bagi kamu yang memiliki uang koin kuno langka dengan nilai sejarah tinggi, menjualnya melalui lelang online internasional bisa menjadi pilihan. Situs seperti eBay, Heritage Auctions, atau NumisBids menyediakan akses kepada kolektor global.
Beberapa kolektor dari luar negeri sangat tertarik dengan uang koin Indonesia, khususnya dari masa kolonial Belanda dan masa transisi kemerdekaan.
