JABAR EKSPRES – Program makan bergizi gratis (MBG) belum menyeluruh menyentuh sekolah di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Di Kabupaten Bandung Barat, program MBG baru menyasar di sembilan sekolah, salah satu lokasi yang mendapat distribusi perdana program makan bergizi gratis di SDN Cibungur 2 Batujajar.
Berdasarkan data dari SPPG Batujajar, selain SDN 2 Cibungur Batujajar, sekolah lainnya yang menerima program MBG yakni SDN Cibungur 1, SDN Jalantir, SDN Batujajar 1, SDN Batujajar 2, SDN Batujajar 3, SDN Galanggang 3, SDN Sinarjaya, SDN Dar Al Iman.
Baca Juga:RSUD Kesehatan Kerja Provinsi Jabar Masih Tipe D, Penambahan Jumlah Tempat Tidur Perlu DitingkatkanAksi Pencurian Sepeda Motor di Kelapa Gading, Polisi Berhasil Amankan Pelaku
Selain sekolah, MBG juga diberikan terhadap ibu hamil sebanyak 56 orang dan pondok pesantren (Ponpes) At-Tafsir sebanyak 84 santri.
Sebelumnya satu titik SPPG di Kecamatan Batujajar masuk dalam salah satu 190 dapur umum yang siap beroperasi di MBG perdana yang dimulai Senin (6/1) kemarin.
Kepala SPPG Batujajar Gilang Prakoso mengatakan untuk pembagian Makan Bergizi Gratis perdana di Bandung Barat ini ada 3.500 porsi yang didistribusikan untuk sembilan sekolah dan ibu hamil serta ibu menyusui.
“Semuanya melibatkan ahli gizi, ini sesuai dengan golongan-golongannya. Tentunya kelas 1-3 gizinya berbeda dengan kelas 4-6 sehingga dibuat sesuai kebutuhan,” ujar Gilang.
Menurutnya, sebelum dibagikan kepada siswa, makanan itu sudah melalui pengujian mulai dapur SPPG oleh ahli gizi hingga di sekolah oleh guru. Karena sesuai arahan Badan Gizi Nasional, setiap paket MBG asupan gizinya benar-benar diperhitungkan untuk menunjang aktivitas siswa.
