"Save Drive, Save Life", Kampanye Mahasiswa Bhakti Kencana Tingkatkan Kesadaran Berkendara

Bhakti Kencana University
Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Fakultas Sosial Bhakti Kencana University saat melaksanakan kampanye sosial yang berjudul “Save Drive, Save Life”. 
0 Komentar

BANDUNG – Kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara menjadi perhatian bagi mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Fakultas Sosial Bhakti Kencana University melalui pelaksanaan kampanye sosial yang berjudul “Save Drive, Save Life”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Project Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Desain Komunikasi Visual (DKV) yang diampu oleh Mufti Fauzi Rahman, S.Pd., M.I.Kom. Kampanye dilaksanakan di kawasan lampu lalu lintas Gedebage, Kota Bandung, dengan menyasar para pengendara sepeda motor maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui pendekatan komunikasi yang edukatif dan persuasif, para mahasiswa mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan saat berkendara serta memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

Baca Juga:MPLS SMKN 2 Cimahi Tekankan Disiplin dan Akhlak di Tengah Modernisasi"A Healing Space", Wadah Ekspresi dan Relaksasi Karya Mahasiswa Bhakti Kencana

Selama kegiatan berlangsung, tim kampanye membagikan brosur, stiker, dan merchandise kepada masyarakat. Selain itu, para mahasiswa juga melakukan edukasi secara langsung mengenai pentingnya menggunakan helm berstandar, menjaga batas kecepatan, serta mengutamakan keselamatan dibandingkan keinginan untuk tiba lebih cepat di tempat tujuan.

Berbagai media kampanye yang telah dirancang sebelumnya turut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan secara menarik sehingga lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh enam mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, yaitu Gilang Nugraha, Moh Dzilfan Nul Hakim, Sofia Aulia, Suciani Safitri, Syaqra Orva Linnisa, dan Tiara Anjani. Seluruh rangkaian kegiatan merupakan implementasi dari materi yang dipelajari dalam Mata Kuliah Desain Komunikasi Visual, khususnya mengenai bagaimana merancang dan menyampaikan pesan komunikasi kepada publik melalui media visual secara efektif.

Masyarakat memberikan respons yang baik terhadap kampanye yang dilakukan. Banyak pengendara bersedia menerima brosur dan stiker yang dibagikan serta menyimak edukasi yang disampaikan oleh tim.

Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi secara langsung masih menjadi salah satu cara yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu keselamatan berkendara.

“Melalui kampanye ini kami berharap masyarakat semakin menyadari bahwa keselamatan berkendara bukan hanya menjadi tanggung jawab diri sendiri, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujar Suciani Safitri.

0 Komentar