Cacar Monyet Hantui Masyarakat, DPRD Kabupaten Bandung Minta Pemkab Ambil Langkah Cegah Penyebaran

Cacar Monyet Hantui Masyarakat, DPRD Kabupaten Bandung Minta Pemkab Ambil Langkah Cegah Penyebaran
Ilustrasi Cacar Monyet atau Monkeypox. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Cacar monyet atau monkeypox tengah jadi sorotan, pasalnya timbulan kasus telah terdeteksi di Indonesia, termasuk wilayah Provinsi Jawa Barat.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, timbulan kasus cacar monyet pertama kali terdeteksi di salah seorang pasien, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung usai dirujuk dari pada 24 Oktober 2023 lalu.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Cecep suhendar mengatakan, pemerintah khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes), perlu menyikapi serius kasus cacar monyet dengan antisipasi, agar tak meluas di wilayah Kabupaten Bandung.

Baca Juga:Kelas Rusak Akibat Angin Kencang, KBM di SDN Baros Mandiri 3 Cimahi Terpaksa DaringPetakan Titik Bencana, BPBD KBB Sebut 12 Kecamatan Masuk Rawan Bencana Hidrometeorologi

Diketahui, pasien RSHS yang terpapar cacar monyet itu merupakan warga asli Kota Bandung berjenis kelamin laki-laki dan berusia 36 tahun.

Pasien dinyatakan telah terkonfirmasi positif, berdasarkan hasil dari laboratorium Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr Sulianti Saroso pada 27 Oktober 2023.

Melansir data Kementerian Kesehatan yang sempat diterbitkan, laporan bahwa cacar monyet di Indonesia sudah terdeketsi sebanyak 24 kasus per 29 Oktober 2023.

“Artinya bahwa di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bandung terutama Dinkes kemudian tiga rumah sakit daerah dan puskesmas, harus segera melakukan antisipasi,” bebernya.

Selain kontak langsung, potensi tertular pun bisa juga melalui konsumsi daging hewan liar, yang terkontaminasi dan cacar monyet juga bisa menular dari manusia yang sudah terkonfirmasi positif.

0 Komentar