Geger Penembakan Antar-Anggota, Densus 88 Antiteror dan Polres Bogor Turun Tangan

Juru Bicara Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar buka suara soal penembakan antaranggota di Bogor. ANTARA/Laily Rahmawaty.
Juru Bicara Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar buka suara soal penembakan antaranggota di Bogor. ANTARA/Laily Rahmawaty.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Juru Bicara Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Aswin Siregar buka suara soal penembakan antaranggota satuan khusus kontraterorisme itu di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kasus itu pun ditangani oleh Densus 88 Antiteror Polri bersama dengan Polres Bogor.

Sebelumnya, antaraanggota Densus 88 Antiteror Polri terlibat kasus penembakan. Sontak hal itu pun menyejutkan publik. Pasalnya, belum diketahui apa pemicu adanya aksi penembakan antaranggota tersebut.

Menurut keterangan, anggota Densus 88 Antiteror Polri berinisial Bripda IDF tewas setelah tertembak dua rekannya, yakni Bripda IMS dan Bripka IG. Ketiganya merupakan anggota Densus 88 Antiteror Polri.

Baca Juga:Fantastis! Kepala Basarnas Diduga Terima Suap Rp88,3 Miliar, KPK Ungkap Fakta MengejutkanSempat Terhambat, Tim SAR Gabungan Kembali Upayakan Evakuasi 8 Penambang Emas di Banyumas Hari Ini

Selain itu, Aswin juga memastikan perkembangan penanganan kasus oleh Densus 88 Antiteror Polri dan Polres Bogor akan disampaikan kepada publik.

“Nanti, penyidik Polres Bogor dan Densus akan meng-update perkembangannya,” lanjutnya.

Sebagai informasi, penembakan antaranggota Densus 88 Antiteror Polri itu terjadi pada Minggu, 23 Juli 2023 sekira pukul 01.40 WIB, di Rusun Polri Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mengetahui adanya kasus tersebut, Densus 88 Antiteror Polri bersama dengan Polres Bogor pun turun tangan. (*)

0 Komentar