Benarkah Wali Kota Bandung Yana Mulyana Terjaring OTT Pengadaan PJU dan PJL Rp 63 Miliar?

Masyarakat Kota Bandung di buat terkejut manakala Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK
Petunjuk Jalur Lintasan (PJL) yang sudah terpasang di jalanan Kota Bandung, sarat dengan aroma korupsi sehingga mengakibatkan Wali Kota Bandung Yana Mulyana terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK
0 Komentar

BANDUNGMasyarakat Kota Bandung di buat terkejut manakala Wali Kota Bandung Yana Mulyana terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK melakukan OTT pada Jumat malam, Yana Mulayana bersama 8 orang pejabat dan pihak swasta langsung dibawa oleh KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam keterangan persnya Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, Yana Mulyana terjaring  OTT karena diduga  terlibat gratifikasi atau suap pengadaan barang dan jasa dari program Smarcity Kota Bandung.

Baca Juga:Dekati Pemilu 2024, Atalia Tempati Posisi Teratas Hasil Survei Pemilihan Wali Kota BandungDanone Indonesia Dukung Program ADWI 2023 Kemenparekraf

‘’Kami menduga adanya transaksi berupaa pemberian dan penerimaan uang terkait pengadaan CCTV dan internet,’’ kata dia.

Menurutnya, 9 orang tersebut saat ini sudah berada di gedung merah putih untuk jalani pemeriksaan.

Selain sembilan orang yang diamankan, Ali Fikri juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai.

Selama 1×24 jam pemeriksaan akan dilakaukan secara intensif dan kemudian KPK akan menentukan sikap.

Dengan begitu, untuk perkembangan selanjutnya akan disampaikan lebih lanjut terkait dari hasil pemeriksaan itu.

Berdasarkan informasi yang di himpun, kasus OTT KPK yang menimpa Wali Kota Bandung Yana Mulyana diketahui berawal dari pengadaan barang dan jasa berupa CCTV dan Internet untuk program Smartcity.

Selain CCTV pengadaan lainnya yang tak kalah banya berupa penerangan jalan umum.

Baca Juga:Rasyid Rajasa Bertekad Rebut Kursi DPR RI pada Pemilu 2024Partai Perindo Bahas Koalisi Besar Bersama Golkar untuk Pemilu 2024

Pengadaan baran ini dilakukan mengingat warga Kota Bandung banyak mengeluhkan maraknya aksu kriminal yang terjadi di Jalanan Kota Bandung.

Sebelumnnya pada 2023 ini Pemkot Bandung sendiri  telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 63 Miliar melalui APBD Kota Bandung untuk pengadaan CCTV, PJU dan Petunjuk  Jalur Lintasan (PJL).

Waktu itu Yana Mulyana mengatakan, untuk penempatan PJU, PJL dan CCTV  kan disesuaikan dengan kebutuhan dan untuk pemasangan akan berkordinasi dengan instansi terkait.

Yana Mulyana mengaku, sudah melakukan rapat dengan Kadishub dan Kadis Permananan untuk berkoordinasi dalam pengadaan CCTV, PJU dan PJL ini.

Dikatakan Yana Mulyana, di jalan Kota Bandung banya sekali daerah yang sepi dan banyak ditumbuhi pohon rindang seperti Cipaganti dan Setiabudi memang banyak yang terhalang.

Daerah tersebut nantinya akan dipasang PJU dengan menggunakan sistem LED sehingga lebih terang.

0 Komentar