Dekati Pemilu 2024, Atalia Tempati Posisi Teratas Hasil Survei Pemilihan Wali Kota Bandung

BANDUNG – Mendekati perhelatan Pemilu 2024, beberapa nama yang diprediksi akan maju menjadi bakal Calon Wali Kota Bandung mulai bermunculan.

Berdasarkan hasil survei dari Idham Chalid Institue (ICI) melakukan Analisa terhadap beberapa nama yang memiliki tingkat elektabilitas untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Bandung.

Melalui survey dengan tema  “Persepsi Pemilih terhadap Partai Politik dan Elektabilitas Bakal Calon Walikota Bandung 2024” terungkap bahwa nama Yana Mulyana yang saat ini sebagai incumbent Wali Kota Bandung memiliki banyak pesaing dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) pada Pemilu 2024 nanti.

Direktur Eksekutif ICI Mohamad Grandy mengatakan, berdasarkan hasil survei nama Atalia Praratya menempati posisi teratas dalam perolehan hasil survey.

IstriGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu memperoleh nilai elektabilitas 21 persen. Nilai ini mengguli Wali Kota Bandung Yana Mulyana yang menempati pada posisi kedua dengan perolehan 16,9 persen.

Diposisi ketiga ada nama pendatang baru dari kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Erwin SE yang mendapatkan 14,4 persen.

‘’Haji Erwin sendiri merupakan pengusaha Nahdliyin dan Anggota DPRD Kota Bandung,’’ ujar Grandy.

Sementara posisi ke empat ditempati M. Farhan yang merupakan anggota DPR RI dari Partai NasDem dengan elektabilitas sebesar 12,1 persen.

Tokoh perempuan yang muncul selain Atalia adalah Siti Muntamah yang merupakan istri dari Almarhum Wali Kota Oded M Danial.

Saat ini Siti Muntamah menjabat sebagai anggota DPRD Jabar dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Selain politisi nama Ema Sumarna yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Bandung juga masuk dalam daftar survey dengan perolehan 5,3 persen. Selain itu nama Budayawan Budi Dalton 5 persen.

Untuk nama-nama yang memperoleh dibawah 5 persen ada di antaranya Tedy Rusmawan dan Ketua Karang Taruna Kota Bandung Andri Gunawan.

Menurut Grandy survei digelar pada tanggal 16 Maret 2023 sampai dengan 30 Maret 2023 dengan menggunakan metode multistage random sampling.

‘’Sedangkan untuk jumlah responden ada 800 responden dengan margin of error sebesar 4 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen,’’ ujarnya.

Grandy menambahkan, tingginya elektabilitas banyak dipengaruhi oleh sosok suami yang menjabat sebagai gubenur.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan