JabarEkspres.com – Persib telah mengumumkan bahwa akun YouTube-nya mengalami peretasan.
Peretasan tersebut menyusul penampilan hancur Persib saat diremukan oleh Borneo FC pada Minggu (7/8/2022).
“Saat ini akun resmi Youtube PERSIB mengalami gangguan dan kendala. Hal tersebut dikarenakan akun Youtube PERSIB telah diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tulis tim di laman resminya, Senin (8/8/2022).
Hingga berita ini muncul, akun YouTube Persib masih belum pulih semenjak pemberitahuan peretasan dikemukakan.
Baca Juga:Menko Polhukam Ungkap Pengungkapan Kasus Brigadir J Akan Terus BerkembangSeskab Sebut Kasus Brigadir J Harus Diusut Tuntas untuk Kebaikan Citra Polri
Setelah kalah 4-1 dari Borneo FC, Bobotoh langsung memborbardir Persib dengan suara kecewa dan kritik pedas. Bahkan ungkapan kecewa dan protes itu sampai turun ke jalan.
Kini Bobotoh tampaknya sudah tak tahan melihat performa tim kebanggannya itu makin memburuk semenjak tiga pertandingan terakhir.
Puncaknya yaitu ketika Persib mesti ditekuk tak berkutik oleh Borneo FC dengan skor 4-1 di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (7/8/2022).
Kantor manajemen PT PBB itu mulai didatangi oleh Bobotoh pada pukul 19.00 WIB, Minggu (7/8/2022).
Seorang pendukung bernama Eko bahkan berteriak agar pihak perwakilan manajemen tim segera keluar untuk memberi pertanggungjawaban.
“Mana perwakilan, turun atuh (turun dong). Sudah dua kali laga masa kalah. Tiga tahun masa gitu-gitu aja,” ucapnya, dikutip oleh Jabar Ekspres dari JPNN.com, Minggu malam (7/8).
Ia mengaku kecewa melihat permainan Pangeran Biru yang sangat mengecewakan selama tiga pertandingan terakhir, dan lebih memilukan pada pertandingan melawan Borneo FC.
Baca Juga:98 Kepala Daerah Blak-blakan Soal Target Pemulihan Ekonomi, Bima Arya: Pemerintah Pusat Tidak KomitmenTim Penyidik Kasus Brigadir J Lakukan Pendalaman Pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo di Mako Brimob
Tidak hanya itu, bahkan ia menyinggung terkait peran sang pelatih itu sendiri, yakni Robert Alberts.
“Yang kami mau bukan Persib menang, tetapi main cantik. Tidak ada negosiasi lagi, kami mau Robert Out,” teriak Bobotoh.
Alih-alih bermain cantik karena dihuni oleh pemain kelas kakap, namun Maung Bandung justru menujukkan permainan yang sangat jauh dari harapan.
“Kami seperti lihat permainan tarkam (sepak bola antarkampung),” ucapnya.
Sementara itu pihak Pangeran Biru sendiri telah melayangkan pernyataan resmi terkait kekalahannya yang miris dari Borneo FC itu, khususnya selama tiga pertandingan terakhir.
Persib kembali mengatakan akan memperbaiki performa usai hasil minor yang didapatkan selama tiga pertandingan terakhir.
