98 Kepala Daerah Blak-blakan Soal Target Pemulihan Ekonomi, Bima Arya: Pemerintah Pusat Tidak Komitmen

Editor: Reporter: Yudha Prananda

JabarEkspres.com – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) melalui Ketua Dewan Pengrurusnya, Bima Arya Sugiarto blak-blakan soal pemulihan ekonomi negara. Hal itu dibahas dalam rapat kerja nasional (Rakernas) yang di gelar di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (08/08).

Bima Arya yang juga Wali Kota Bogor itu meminta pemerintah pusat untuk sama-sama berkomitmen dan serius menyempurnakan peraturan-peraturan yang masih abu-abu dan merugikan pemerintah daerah.

“Jangan kita (daerah) di depan, dipacu untuk mencapai target-target tapi jajaran di pemerintah pusat tidak komitmen,” kata Bima dalam Rakernas APEKSI, Senin (08/08).

Dalam Rakernas tersebut, 98 daerah anggota APEKSI menyuarakan tantangan dan beban yang dihadapi para kepala daerah saat ini. Mulai dari isu reformasi birokrasi, penghapusan tenaga honorer hingga menurunnya pendapatan daerah.

Bima Arya mengaku, kini semua dihadapkan pada tantangan yang rumit. Dia menyoal sejumlah tuntutan pemerintah pusat yang digembor-gembor. Mulai perintah untuk melakukan reformasi birokrasi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pemulihan ekonomi.

Kemudian, diminta untuk memangkas karyawan honorer, dengan menerapkan jabatan fungsional hingga peningkatan komponen penggunaan produk dalam negeri.

“Belum lagi ada tahapan Pilkada. Anggaran belanja kami harus dicicil untuk membiayai Pilkada,” lirihnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.