Aspirasi Warga Terjawab, Dony Ahmad Munir Mulai Bangun Puskesmas Baru di Cimanggung

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir ketika melaksanakan groundbreaking Puskesmas DTP baru di lahan dengan luasan
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir ketika melaksanakan groundbreaking Puskesmas DTP baru di lahan dengan luasan sekira 2.700 meter persegi di kawasan Bangkir, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Sumedang mulai merealisasikan pembangunan Puskesmas Dengan Tempat Perawatan (DTP) Cimanggung. Proyek tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) yang digelar pada Senin (15/6/2026).

Puskesmas baru itu dirancang lebih representatif guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Lokasi pembangunan berada di kawasan Bangkir, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, di atas lahan seluas sekitar 2.700 meter persegi.

Prosesi groundbreaking dipimpin langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir. Dalam kesempatan itu, ia menyebut pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat Cimanggung yang sejak lama menginginkan fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Baca Juga:Dukung Performa Generasi Muda, AQUA Jadi Hydration Partner Resmi DBL IndonesiaAtlet Kabupaten Tasikmalaya Berisiap Sambut Porprov Jabar 2026, Sepak Bola Kembali Setelah 30 Tahun

“Pembangunan ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat Cimanggung yang selama ini menginginkan fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih baik,” ujar Dony di lokasi.

“Saya bersyukur dan bahagia bisa melakukan groundbreaking pembangunan Puskesmas Cimanggung yang lebih representatif dan memadai,” katanya.

Menurut Dony, pembangunan fasilitas kesehatan baru ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih layak, termasuk keinginan agar puskesmas lama dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih baik.

“Dari aspirasi masyarakat tersebut, pemerintah kemudian menindaklanjutinya,” jelasnya.

Untuk merealisasikan proyek ini, Pemkab Sumedang terlebih dahulu melakukan pembebasan lahan seluas sekitar 2.700 meter persegi yang kini digunakan sebagai lokasi pembangunan.

“Seluas 2.700 meter persegi lahan dibebaskan, lalu kita bangun puskesmasnya. Insyaallah akhir tahun ini pelayanan sudah bisa pindah ke tempat baru,” ungkapnya.

Dony menegaskan, keberadaan fasilitas kesehatan yang representatif sangat penting karena puskesmas menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Tentunya fasilitas harus memadai dan bagus, karena puskesmas adalah garda terdepan yang menjaga kualitas dan harapan hidup masyarakat,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar