“Kalau rakyat mah, ah, cuma gini aja. Cuma bisa nerima. Nelangsa. Padahal mah lagi susah,” pungkasnya.
Hampir serupa dengan yang disampaikan keduanya, Saroh Maesoroh, 42, ibu rumah tangga di daerah Kiaracondong ini mengaku kecewa.
“Ini mah ngehimpit orang kecil. Harusnya dewan tuh ngebantu rakyatnya. Sekarang banyak yang nganggur dan kesulitan sama pandemi juga,” jawabnya singkat. (zar)
pengadaan ponsel dibatalkan
