JABAR EKSPRES – Ledakan keras mengguncang Dapur SPPG Bunga Bangsa Bojonggambir 1 di Kampung Ciawi, Desa Bojonggambir, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (3/9/2026) dini hari.
Saat dapur masih beroperasi, tiga relawan justru harus berhadapan dengan kobaran api setelah terjadi ledakan yang diduga dipicu kebocoran gas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Tiga orang mengalami luka bakar, dua di antaranya harus mendapat perawatan lebih intensif karena mengalami luka bakar berat.
Kapolsek Bojonggambir Polres Tasikmalaya Iptu Agus Sukmana membenarkan insiden tersebut.
Baca Juga:Waspada Penipuan Dapur MBG, BGN Ungkap Modus Oknum Minta Uang untuk Buka SPPG21 Dapur MBG di Tasikmalaya Masih Berhenti, Satu SPPG Kena Suspen Akibat Sarpras Tak Memadai
“Dua korban luka berat atas nama Rohmat Nurhikmat dan Abdullah, sementara korban luka ringan atas nama Dwi Kartika Sari,” ujar Agus, Kamis (3/9/2026).
Sebelum ledakan terjadi, aktivitas memasak di dapur SPPG masih berlangsung.
Rohmat Nurhikmat dan Abdullah yang berada di sekitar area penyimpanan tabung gas mencium aroma gas yang cukup menyengat. Keduanya kemudian berinisiatif memeriksa instalasi gas yang diduga mengalami kebocoran pada bagian regulator atau selang.
Namun situasi justru berubah menjadi petaka.
Gas yang keluar diduga dengan cepat memenuhi ruang penyimpanan. Karena ruangan minim sirkulasi udara, gas tidak segera terbuang ke luar.
Akumulasi gas kemudian menyebar melalui koridor menuju ruang utama dapur.
Di sana, api dari steamer yang masih menyala diduga menjadi pemicu. Api menyambar gas yang telah terakumulasi hingga menghasilkan ledakan.
Dwi Kartika Sari yang berada di sekitar lorong ikut terkena kobaran api.
Polisi menduga sumber awal ledakan berasal dari kebocoran pada sambungan regulator atau selang tabung gas.
Namun, ada faktor lain yang turut menjadi perhatian, yakni kondisi ruang penyimpanan tabung gas.
Baca Juga:Perpres Ojol Fokus Atur Potongan Layanan Antaran Makanan dan BarangInvestasi Tiram Berkelanjutan dari China di Indonesia, Dorong Ekonomi Pesisir
Menurut pemeriksaan awal kepolisian, ruangan tersebut tidak dilengkapi exhaust fan dan ventilasi yang memadai. Kondisi itu diduga membuat gas yang bocor terperangkap di dalam ruangan sebelum akhirnya menyebar ke area dapur.
“Ruangan penyimpanan yang tertutup membuat gas tidak terbuang keluar, melainkan mengalir ke arah dapur dan menyambar api steamer,” ungkap Agus.
Meski dugaan awal penyebab ledakan telah diketahui, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan secara menyeluruh penyebab dan kronologi insiden tersebut.
